Januari 2011 - Erick Yonanda
Jangan Selalu Katakan "Masih Ada Waktu" Atau "Nanti Saja". Lakukan Segera, Gunakan Waktumu Dengan Bijak

Hubungan IPA dan Teknologi

Written By Erik Yonanda S.Pd.I on Kamis, 20 Januari 2011 | Kamis, Januari 20, 2011

HUBUNGAN IPA DENGAN TEKNOLOGI 
 

BAB I
PENDAHULUAN
A . Latar Belakang 

Bicara tentang kehidupan manusia pada masa sekarang ini, tidak akan lepas dari kata “Teknologi“. Apalagi pada saat sekarang dimana arus globalisasi telah menyerang dalam segala bidang kehidupan umat manusia. Teknologi berjalan seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan yang dimiliki manusia. Hasil teknologi telah merasuk dalam kehidupan sehari- hari baik kehidupan manusia diberbagai belahan dunia sedemikian rupa, sehingga orang menganggapnya sebagai suatu hal yang lumrah dan biasa-biasa saja. Kemajuan teknologi berlangsung secara berkesinambungan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan yang tidak pernah berhenti. 
Dengan mengembangkan metode-metode, bahan-bahan, dan sistem supaya mendapatkan hasil yang bermanfaat, praktis, menyenangkan, dan aman untuk digunakan semua orang. Orang tidak lagi mempertanyakan bagaimana suatu alat pertama kali ditemukan dan bagaimana alat tersebut sampai dapat bekerja demikian. Jika dahulu orang menempuh jarak ribuan km dalam waktu beberapa tahun, kini dapat ditempuh hanya dalam waktu beberapa jam saja. Seorang anakindonesia, dapat berbicara langsung dengan ayahnya yang berada di Jepang dengan hanya mengangkat gagang telepon dan membayar beberapa ribu rupiah saja. 

Orang masa kini dapat mendengarkan kembali suara orang-orang yang telah lama meninggal dunia. Dengan menggunakan komputer, orang akan dapat mengerjakan atau mengoreksi suatu pekerjaan secara cepat dan tepat. Manusia kini dapat memotret-motret permukaan planet Mars dan Venus dan menjelajahi antariksa. Di bidang energi, manusia telah dapat memecahkan masalah dengan memanfaatkan sinar matahari untuk membangkitkan tenaga listrik secara langsung, dan masih banyak lagi contoh yang lain. kini dapat dikatakan semua orang dapat menikmatinya dimanapun dia berada. Berkat kemajuan dalam bidang percetakan, maka lebih banyak orang yang dapat membaca buku atau karangan yang bermutu.

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Sekaligus Hubungan IPA dan Teknologi

Menurut Wikipedia Bahasa Indonesia, tentang devinisi teknologi atau pertukaran memiliki lebih dari satu devinisi. Salah satunya adalah pengembangan dan aplikasi dari alat, mesin, material, dan proses yang menolong manusia menyelesaikan masalahnya. Sebagai aktivitas manusia, teknologi mulai dikenal sebelum sains dan teknik. Teknologi dibuat atas dasar ilmu pengetahuan dengan tujuan untuk mempermudah pekerjaan manusia. Kata teknologi sering menggambarkan penemuan dan alat yang menggunakan prinsip dan proses penemuan saintifik yang baru ditemukan. Meskipun demikian, penemuan yang sangat lama seperti roda juga disebut sebuah teknlogi. 

Devinisi lainnya (digunakan dalam ekonomi) adalah teknologi dilihat dari status pengetahuan kita yang sekarang dalam bagaimana menggabungkan sumber daya untuk memproduksi produk yang diinginkan (dan pengetahuan kita tentang apa yang bisa dipakai). Oleh karena itu, kita dapat melihat perubahan teknologi pada saat pengetahuan teknik kita meningkat. 

Teknologi adalah satu ciri yang mendefinisikan hakikat manusia yaitu bagian arti sejarahnya meliputi keseluruhan sejarah. Teknologi menurut Djoyohadikusumo (1994, 222) berkaitan erat denegan sains (science) dan perekayasaan (engineering). Dengan kata lain, tekologi mengandung dua dimensi yaitu sciece dan engineering yang saling berkaitan satu sama lain. Sains mengacu pada pemahaman kita tentang dunia nyata disekitar kita, artinya mengenai ciri-ciri dasar pada dimensi ruang tentang materi dan energi dalam interaksinya satu terhadap yang lainnya. 

Definisi mengenai sains menurut Sardar (1987, 161) adalah sarana pemecahan masalah mendasar dari setiap paradaban. Tanpa sains, lanjut Sardar (1987, 161) suatu peradaban tidak dapat mempertahankan struktur-struktur politik dan solusinya atau memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasar rakyat dan budayanya. Sebagai perwujudan eksternal suatu epistemologi sains membentuk lingkungan fisik, intelektual, dan budaya serta memajukan cara produksi ekonomis yang dipilih oleh suatu peradaban. Pendeknya sains, jelas Sardar (1987, 161) adalah sarana yang pada akhirnya mencetak suatu peradaban, dia merupakan ungkapan fisik dari pandangan dunianya. Sedangkan rekayasa, menurut Djoyohadikusumo (1994, 222) menyangkut hal pengetahuan obyektif (tentang ruang, materi, energi) yang diterapkan dibidang perancangan (termasuk mengenai peralatan teknisnya). Dengan kata lain, teknologi mencangkup teknik dan peralatan untuk menyelenggarakan rancangan yang didasarkan atas hasil sains.

Makna teknologi menurut Capra (2004, 106) seperti makna ‘sains’, telah mengalami perubahan sepanjang sejarah. Teknologi, berasal dari literatur Yunani, yaitu Technologia yang diperoleh dari asal kata Techne bermakna wacana seni. Ketika istilah itu pertama kali digunakan dalam bahasa inggris di abad ketujuh belas, maknanya adalah pambahasan sistematis atas ‘seni terapan’ atau pertukangan, dan berangsur-angsur artinya merujuk pada pertukangan itu sendiri. Pada abad ke-20, maknanya diperluas untuk mencangkup tidak hanya alat-alat dan mesin-mesin, tetapi juga metode dan teknik nonmaterial.Yang berarti suatu aplikasi sistematis pada teknik maupun metode. Sekarang sebagian besar devinisi teknologi lanjut Capra (2004, 107) menekankan hubungannya dengan sains. Ahli sosiologi Manuel Castells dikutip Capra (2004, 107) mendefinisikan teknologi sebagai ‘kumpulan alat’ aturan prosedur yang merupakan penerapan pengetahuan ilmiah tehadap suatu perkerjaan tertentu dengan cara yang memungkinkan pengulangan. Memahami teknologi tidak dapat dipisahkan dari ilmu pengetahuan alam (nature sciece) dan rekayasa (engineering). Ilmu pengetahuan alam adalah input bagi proses ilmu rekayasa sedangkan teknologi adalah hasil proses rekayasa.

2.2 Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Berkembang

Menurut Adolf Portman, secara biologis manusia dipandang sebagai premature, karena manusia tidak memiliki daya penyesuaian terhadap lingkungan secara alami. Pada saat manusia bani lahir, tanpa perlindungan orang tua atau lingkungannya, manusia tidak dapat bertahan hidup. Tetapi kekurangan ini diganti dengan kemampuan manusia untuk menciptakan suatu lingkungan tiruan yang bentuknya beraneka ragam. Dalam hal ini manusia dibekali teknik untuk membuat lingkungan menjadi cocok dengan dirinya, sehingga muncul kebudayaan manusia sebagai hasil abstraksi manusia terhadap lingkungan dan permasalahannya. Makin tinggi tingkat kemampuan berabstraksi, makin tinggi pula kebudayaan orang atau bangsa tersebut. Teknik secara umum diartikan sebagai alat perlengkapan dan metode membuat sesuatu yang lebih mengembangkan ketrampilan manusia. Pada dasarnya, teknologi adalah ilmu terapan, dan sebaliknya teknologi juga mendorong diciptakannya atau ditimbulkannya ilmu pengetahuan yang lebih maju.
Berikut merupakan fase-fase teknik yang menunjang dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah sebagai berikut:

  • Fase teknik destruktif
    Pada fase ini, untuk memecahkan segala permasalahan dan kebutuhannya, manusia langsung mengambil dari alam, tidak ada usaha untuk mengembalikannya ke alam. Artinya manusia hanya mementingkan mandapatka materi saja dari apa yang telah diambil dari alam. Contohnya: dalam penebangan pohon dihutan yang akan digunakan untuk perabotan rumah yang berkualitas, manusia tidak menanam bibit pohon sebagai ganti telah menebang pohon. 
  • Fase teknik konstruktif 
    Masyarakat pada fase ini telah mampu melakukan penciptaan sehingga menghasilkan kebudayaan baru yang sebelumnya tidak terdapat di alam. Dengan penciptaan baru ini, sedikit demi sedikit manusia telah menciptakan lingkungan baru yang selalu bermodalkan alam sekitar sehingga merupakan “the second nature” atau “ alam kedua”. Contohnya: manusia membuat hutan buatan yang didalamnya digunakan sebagai penelitian dan untuk menciptakan obat-obatan herbal dari alam dan tumbuhan.
  • Fase modern
    Fase ini merupakan puncak perkembangan teknik yang telah dicapai manusia. Teknik modern ini bertitik tolak dari analisa matematis alam, sehingga manusia mampu membangun suatu peradaban baru, yaitu peradaban mesin. Ciri peradaban mesin diantaranya adalah kesatuan bahasa internasional sebagai pengantar dan diciptakannya bahasa simbol yang satu, seragam, dan internasional, yaitu bahasa “matematika”. Contonya: masyarakat yang memiliki kesibukan yang tinggi ingin melakukan suatu dengan tanpa membuang tenaga, maka diciptakanlah robot-robot yang dapat membantu manusia dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam pekerjaan didapur, pekerjaan rumah tangga, sampai pekerjaan dikantor.
Adapun tingkatan teknologi yang dapat menggambarkan suatu masyarakat itu modern dengan memakai alat-alat yang sangat canggih atau masyarakat itu maju tetapi dengan menggunakan suatu alat yang sederhana.

A Teknologi Tinggi (Hi-tech)

Suatu jenis teknologi mutakhir yang dikembangkan dari hasil penerapan ilmu pengetahuan terbaru. Contoh : komputer, laser, bioteknologi, satelit komunikasi, dan sebagainya. Ciri-ciri teknologi tinggi ini adalah padat modal, didukung rasilitas riset dan pengembangan, biaya perawatan tinggi, ketrampilan operatornya tinggi, dan masyarakat penggunanya ilmiah. Sekarang ini banyak sekali negara-negara maju sedikit demi sedikit menerapkan Teknologi Tinggi (Hi-tech) ini, semisal di Amerika Serikat, Jepang, Jerman, dan lain sebagainya.
 
B . Teknologi Madya

Suatu jenis teknologi yang dapat dikembangkan dan didukung masyarakat yang lebih sederhana dan dapat digunakan dengan biaya dan kegunaan yang paling menguntungkan. Ciri teknologi madya adalah tidak memerlukan modal yang terlalu besar dan tidak memerlukan pengetahuan baru, karena telah bersifat rutin. Penerapan teknologi madya ini bersifat setengah padat modal dan padat karya, unsur-unsur yang mendukung industrinya biasanya dapat diperoleh di dalam negri dan ketrampilan pekerjanya tidak terlalu tinggi. Sebagian masyarakat Jepang menerapkan teknologi madya ini. Sebagian masyarakat Jepang membuat suatu boneka dari kayu yang sudah sanat terkenal dibelahan dunia.

C . Teknologi Tepat Guna

Pada umumnya sebagai teknologi madya dengan tingkatan yang lebih sederhana. Teknologi ini dicirikan dengan skala modal kecil, peralatan yang digunakan sederhana, dan pelaksanaannya bersifat padat karya. Biasanya dilakukan di negara-negara berkembang, karena dapat membantu perekonomian di pedesaan, mengurangi urbanisasi dan menciptakan tradisi teknologi dari tingkat paling sederhana. Teknologi tepat guna ini sering disebut juga teknologi pedesaan (rural technology) atau teknologi pribumi (indigeneus technology). Contonya dalam Masyarakat Indonesia sendiri, tepatnya masyarakat Bali. Masyarakat Bali hampir seluruhnya membuat kesenian baik itu berupa lukisan, patung, maupun karya-karya dari tangan (anyaman) yang menguntungkan dan mambawa hasil yang baik dari membuat kesenian tersebut. 

2.3 Dampak Positif IPA dan Teknologi Bagi Umat Manusia

Dari zaman ke zaman teknologi dan perkembangannya akan berubah sesuai dengan perkembangan zaman atau bisa disebut dengan istilah dinamis. Pengembangan teknologi dibuat untuk memenuhi kebutuhan manusia sehari-hari yang melipui kebutuhan primer, sekunder, dan beberapa kebutuhan yang tidak kalah penting lainnya. Berikut mengenai rincian tentang kebutuhan manusia yang dibantu dengan adanya perkembagan IPA dan Teknoloi sebagai berikut:
  • Kebutuhan Primer, adalah kebutuhan yang mau tidak mau harus terpenuhi untuk mencukupi kebutuhan manusia agar dapat bertahan hidup (kamus Bahasa Indonesia, kebutuhan primer, 2001), yang meliputi
    Sandang 
    Manusia sebagai mahluk susila memerlukan pakaian. Mula-mula pakaian yang dikenakan hanya untuk menutupi auratnya saja, kemudian pakaian juga berfungsi untuk melindungi diri dari sengatan panas dan udara dingin (kamus Bahasa Indonesia, sandang, 2001). Sekarang, pakaian mempunyai fungsi yang lebih luas lagi, yaitu untuk kenyamanan dengan menciptakan jenis pakaian yang sesuai dengan kebutuhan, misalnya pakaian tidur, pakaian olah raga, pakaian kerja dan sebagainya, bahkan sekarang orang beranggapan bahwa dapat menunjukan status sosial pemakainya. Kebutuhan manusia yang makin meningkat juga mendorong untuk menciptakan manusia teknologi yang dapat meningkatkan mutu dan jenis bahan pakaian. Sekarang manusia tidak hanya mengandalkan serat-serat alami untuk membuat bahan pakaian, tetapi dapat juga membuat serat-serat sintetis dari pokok-pokok kayu (benang rayon) maupun dari bahan galian seperti hasil sulingan batu bara dan minyak bumi (poliester, polipropilen, polietilen). 
    Pangan
    Pangan merupakan kebutuhan pokok manusia untuk dapat bertahan hidup (kamus Bahasa Indonesia, pangan, 2001). Kebutuhan pangan ini terus meningkat baik kualitas maupun kuantitasnya, sejalan dengan meningkatnya jumlah penduduk. Usaha untuk memenuhi kebutuhan pangan biasanya dilakukan dengan cara ekstensifikasi, yaitu dengan memperluas lahan pertanian, dan dengan intenstfikasi, yaitu dengan meningkatkan mutu melalui pemilihan bibit unggul, cara penggarapan yang lebih baik, pemeliharaan tanaman yang lebih teliti dan pengolahan pasca panen yang lebih sempurna. Dengan memanfaatkan IPA dan teknologi yang makin berkembang manusia dapat menciptakan bibit unggul dengan teknik radiasi, rekayasa genetika, dan sebagainya. Penggunaan hormon tumbuhan yang mampu memacu tumbuhnya daun, bunga ataubuah lebih lebat atau lebih cepat. Penggunaan mekanisasi pertanian juga membantu manusia dalam mengolah lahan dan memungut hasil panen dengan lebih cepat.  
    Papan 
    Dalam masa yang masih tradisional pembuatan rumah sangat tergantung pada bahan- bahan yang ada di sekitarnya. Misalnya di daerah pegunungan atap dibuat dari ijuk, di daerah pantai dari daun rumbia, di daerah yang kaya akan kayu, seperti di Kalimantan, orang membuat atap dari sirap, di Toraja memakai bambu, sedangkan di Nusa Tenggara menggunakan ilalang. Sejalan dengan makin meningkatnya kebutuhan manusia akan tempat tinggal, terutama di kota-kota besar, di mana lahan untuk pembangunan rumah semakin sempit, maka manusia berusaha membuat rumah bertingkat dan menggunakan bahan-bahan bangunan yang makin ditingkatkan kualitasnya. Fungsi rumah juga tidak lagi hanya sekedar untuk bertahan diri dari cuaca yang tidak menguntungkan dan berlindung dari serangan binatang buas, tetapi sudah merupakan tempat tinggal yang memenuhi rasa kenyamanan dan keindahan (kamus Bahasa Indonesia, papan, 2010).
  • Kebutuhan Sekunder, kebutuhan sekunder manusia timbul setelah kebutuhan primernya terpenuhi, terutama berupa kebutuhan akibat manusia makin memerlukan hubungan dengan manusia lain. Antara lain diperlukan industri untuk memenuhi kebutuhan manusia secara massal, transportasi yang diperlukan untuk mengangkut barang-barang kebutuhan dari satu daerah ke daerah lain atau diperlukan untuk hubungan manusia dari satu daerah ke daerah lain, kesehatan yang makin terjamin, dan lain sebagainya, yang meliputi;
    Bidang Industri 
    Teknologi merupakan cara yang harus dilakukan manusia dalam usaha untuk memenuhi kebutuhannya yang makin meningkat baik kualitas maupun kuantitasnya, karena itu diperlukan alih teknologi (transfer of technology) dari negara-negara maju ke negara-negara berkembang. Proses pengambilalihan teknologi ini memerlukan perhitungan yang matang agar teknologi yang baru dapat diterima dan digunakan oleh masyarakat waktu itu (teknologi yang adaptif), serta sifatnya melindungi teknologi yang telah ada (teknologi protektif). Secara positif industri memang memberikan kegunaan besar pada manusia. Bukan hanya mencukupi kebutuhan sehari-hari, melainkan pembangunan dan pembuatan industri dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat yang tidak mempunyai pekerjaan apapun, tetapi memiliki keahlian tertentu dalam bidangnya. 
    Bidang Transportasi 
    Penemuan roda memegang peranan penting transportasi, karena dengan roda yang bentuknya bundar dapat diperlukan gerakan yang mudah, kemudian lebih dipermudah lagi dengan digunakannya binatang penarik, sehingga beban manusia makin ringan. Transportasi tersebut tidak berhenti berkembang sampai disitu saja. Setelah ditemukannya mesin yang dapat menggerakkan roda, maka transportasi bukan hanya lebih ringan, tetapi juga lebih cepat. Manusia semakin hari semain berfikir dan terus memunculkan berbagai inovasi-inovasi, setelah membuat alat transportasi didarat, manusia juga membuat transportasi laut dan udara yang sampai sekarang ini masih dipakai dan digunakan oleh manusia untuk keperluan yang penting. 
    Bidang Komunikasi 
    Sebagai mahluk sosial manusia perlu berkomunikasi dengan sesamanya. Cara yang paling sederhana adalah dengan bertatap muka secara langsung, tetapi bila jaraknya jauh tentu diperlukan alat komunikasi. Kemajuan di bidang komunikasi ini dimulai dengan ditemukannya telegraph yang masih mempergunakan kawat oleh Samuel Morse (1832), kemudian disempurnakan oleh Guighelmo Marconi yang sudah tanpa kawat (1895). Pada tahun 1872, Alexander Abraham Bell menemukan pesawat telpon, mula-mula masih mempergunakan kawat, kemudian digantikan dengan gelombang radio. Untuk keperluan kantor, sekarang orang dapat mempergunakan telex (teleprinter exchange). Dengan ditemukannya satelit telekomunikasi kebutuhan manusia makin terpenuhi untuk mengadakan hubungan secara lebih cepat dan murah. Orang makin mudah mengadakan hubungan satu dengan yang lain.Salah satu akibat positif dengan majunya komunikasi adalah terjadi deurbanisasi, karena manusia walaupun tinggal juga di daerah pedesaan tidak lagi merasakan ketinggalan bila dibandingkan dengan yang tinggal di kota. Dapat pula dikatakan bahwa dengan majunya komunikasi dan teknologi lainnya, desa-desa menjadi kota dalam pengertian bukan geografis, tetapi teknis sosial, sehingga perbedaan antara desa dan kota makin lama makin kecil. 
    Kesehatan 
    Kebutuhan akan kesehatan makin dirasakan oleh manusia, sehingga usaha untuk memerangi penyakit yang menjadi sumber malapetaka makin giat dilakukan. Dengan biologi sebagai ilmu dapat diketahui struktur tubuh, organ-organ, dan cara bekerjanya organ untuk menunjang kehidupan manusia. Dari biologi sebagai ilmu murni ini berkembang ilmu terapan yang secara praktis berguna bagi kesejahteraan manusia. Sementara itu manusia di bumi yang jumlahnya di kota-kota besar makin banyak, mulai timbul penyakit baru yang sifatnya psikhis, antara lain kekalutan mental yang dapat berkembang menjadi frustasi. Kehidupan kota yang keras, tidak mengenal toleransi, sedangkan manusia sendiri makin rakus dan individual, maka gangguan kesehatan yang dikenal dengan stress makin berkembang dalam masyarakat (Jasin Maskoeri, Ilmu Alamiah Dasar, hal 54). Maka dibangunlah rumah-rumah sakit yang digunakan untuk memerangi penyakit yang makin lama makin membuat manusia itu frusasi. Masyarakat yang frustasi akan pergi ke psikiater dan disanalah masyarakat dapat menemukan solusi yang tepat guna memnyembuhkan penyakit psikhisnya. Itulah guna atau dampak positif dalam bidang kesehatan.
  • Kebutuhan Ekonomi, Sosial, dan Budaya:
    Ekonomi 
    Masalah kebutuhan primer, sekunder, tersier, maupun masalah sumber daya alam, sebenarnya secara tidak langsung sudah mengemukakan masalah ekonomi. Sebab sebagai Homo economicus, dalam segala tindakannya, manusia selalu memperhitungkan untung rugi atau dalam bahasa teknik disebut sebagai dampak positif dan negatif. Karena ekonomi adalah kebutuhan manusia, maka siapa yang dapat menguasai perekonomian, dialah yang memegang kekuasaan. Pada saat mata pencaharian utama manusia masih menyangkut soal tanah, kaum feodallah yang memegang kekuasaan. Sedangkan ketika industri memegang peran penting dalam ekonomi maka kaum kapitalislah yang memegang peranan utama dalam penyediaan segala kebutuhan manusia. Sekarang ini kaum kapitalis industrialis telah banyak mengembangkan usahanya hingga melampaui batas negaranya yang disebut dengan Multi National Corporation (MNC). Kadang-kadang perusahaan multinasional ini di negara-negara berkembang ikut serta menentukan politik pemerintahan. Perusahaan besar semacam itu tidak mungkin berkembang tanpa dukungan teknologi tinggi serta modal besar. Walaupun sebagian penduduk dunia masih hidup di bawah garis kemiskinan namun sebagian besar sudah dapat merasakan manfaat dipergunakannya teknologi modern, karena kebutuhan hidupnya dapat dengan mudah diperoleh dengan harga yang relatif lebih murah. Cara pembayaran pun dapat dilakukan dengan tunai atau kredit. 
    Contonya: masyarakat saat ini sedang tren dengan adanya penjualan online. 
    Sosial 
    Dengan berkembangnya industri dan kegiatan ekonomi, maka memungkinkan orang hidup dalam lapangan pekerjaan tersebut. Hal ini dapat dilihat dari angka-angka yang menunjukkan bahwa pekerja di pabrik atau perusahaan terus meningkat, sedangkan yang bekerja di sektor pertanian makin menurun. Nilai sosial juga berubah. Pada masa lalu orang merasa bahwa menjadi pegawai negeri dinilai lebih tinggi status sosialnya dibandingkan dengan para pedagang atau pengusaha. Sekarang menjadi pengusaha atau karyawan pabrik dianggap sebagai tenaga profesional yang mempunyai nilai status yang tinggi. Makin berkembangnya teknologi menyebabkan industri yang memproduksi barang secara massal juga makin meningkat. Tetapi sering kali juga dimanfaatkan untuk kepentingan yang negatif, seperti peniruan atau pemalsuan merek dagang, dan sebagainya. Kian majunya masyarakat yang dibarengi dengan peningkatan jumlah penduduk, menyebabkan manusia sering kehilangan nilai etisnya, dan mudah melakukan tindakan yang tercela dan melanggar hukum. (Lauer, Robert H, Perspektif tentang Perubahan Sosial, hal 98). 
    Budaya 
    Budaya dapat berwujud tiga hal, yaitu ide atau gagasan, tingkah laku atau tindakan, dan benda atau barang yang dihasilkan oleh manusia (Koentjaraningrat, Pengantar Ilmu Antropologi, hal 21). Jadi budaya mempunyai pengertian yang luas. Seperti telah diuraikan di atas teknologi dan industri mempunyai dampak positif dan negatif. Karena itu hendaknya teknologi secara efektif mampu memerangi kemiskinan, keterbelakangan, dan menjamin kemajuan bagi bangsa manusia. Manusia juga perlu sadar bahwa orang menciptakan sesuatu bukan untuk menghancurkan, melainkan untuk kesejahteraan. Contohnya: masyarakat diberi listrik dan digunakan untuk keperluan penerangan.

2.4 Dampak Negatif Dari Perkembangan IPA dan Teknologi Bagi Manusia

Dalam perkembangan ilmu pengetahuan yang semakin maju pada sekarang ini, pasti akan dijumpai mengenai dampak positif yang ditimbulkanya. Dampak positif itu akan muncul jika dalam penggunaannya dengan cara yang baik, pasti akan sangat bermanfaat bagi manusia itu sendiri. Namun begitu juga sebaliknya jika perkembangan IPA dan teknologi tidak atau kurang tepat bagi kondisi masyarakatnya atau tidak dapat menambahkan lapangan pekerjaan, tetapi justru sebaliknya, dapat mempersempit lapangan pekerjaan. Hal ini karena efisiensi dan efektifitas dalam teknologi baru. hal itu terlihat dari semakin banyaknya pekerjaan-pekerjaan yang semula dikerjakan manusia sekarang dapat dikerjakan oleh tenaga-tenaga mesin. Akibat-akibat sistem teknologi pada kehidupan manusia makin meluas. Perkembangan teknologi yang pesat membuat masyarakat dapat menikmati segalanya dengan cepat dan mudah. Karena teknologi telah mempermudah kehidupan kita. Kita pun kehilangan kepekaan untuk mencoba-coba yang hal tersebut sangat penting dalam proses pembentukan jiwa. Pengaruh tersebut sangat besar sehingga tanpa sadar kita telah berkompromi dengannya. Kesadaran kita pun ikut menjadi kesadaran teknokratis. Ancaman paling besar yang dibawa teknologi dalam hal ini adalah matinya imajinasi manusia. Dengan matinya imajinasi manusia, maka manusia itu sendiri secara tidak langsung juga membunuh manusia lain dalam artian manusia yang kehilangan imajinasi tersebut akan menghilangkan pekerjaan bagi manusia yang memiliki keahlian yang produktif dalam bidangnya. Selain dampak negatif yang ditinjau dari pembangunan, lain hal nya dengan dampak negatif yang ditimbuklkan dengan adanya transportasi. Semakin tahun kendaraan yang berada di Bumi semakin berrtambah. Kendaraan memerlukan bahan bakar yang dapat digunakan untuk menjalankan transportasi tersebut agar dapat berfungsi sebagai mestinya. Dengan meningkatnya jumlah kendaraan yang menggunakan bahaan bakar carbon akan menyebabkan terjadinya penignkatan kadar karbon monoksida (CO). Gas ini dapat berbahaya jika dihirup secara langsung oleh manusia. CO dapat menurunkan sel darah merah mengikat oksigen menyebabkan jaringan kekurangan oksigen yang disebut ‘hipoksia’, dan masih banyak sekali dampak negatif yang ditimbulkan dengan adanya perkembangan IPA dan teknologi. Adanya dampak negatif dikarenakan manusia menggunakan teknologi dan IPA tersebut tidak sesuai dengan apa yang harus dijalankan sesuai dengan aturan. 

2.5 Pandangan Kebudayaan Sekarang Dalam Melihat Perkembangan IPA Dan Teknologi

Dalam konteks kehidupan masyarakat, paradigma dapat berarti kesatuan persepsi, dan praksis yang dimiliki bersama oleh suatu komunitas yang membentuk pandangan terhadap realitas dan menjadi dasar bagi warga komunitas bersangkutan untuk mengatur dirinya sendiri. Keberadaan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) dan kebudayaan material dalam masyarakat senantiasa mengalami perkembangan seiring dengan tingkat kemajuan arus informasi dan komunikasi yang pada akhirnya memberikan dampak positif dan negatif terhadap perubahan sosial budaya dan masyarakat. Teknologi adalah keseluruhan cara bertindak dan berbuat dalam hubungannya dengan proses pengumpulan bahan-bahan mentah dari lingkungannya dan memproses bahan-bahan tersebut menjadi peralatan dan perlengkapan hidup. Peralatan dan perlengkapan hidup ini dapat berupa peralatan kerja, peralatan untuk menyimpan makanan, pakaian, arsitektur perumahan, alat transportasi, dan benda-benda material lainnya. Adapun kebudayaan material adalah semua benda dan alat kerja yang dihasilkan oleh teknologi. Kebudayaan material dapat dikatakan sebagai wujud dari kebudayaan yang bersifat abstrak, yang memberi pengertian dan nilai kepada benda-benda material sebagai hasil usaha dan kerja manusia yang dilakukan secara sadar dan bertujuan. Teknologi merupakan unsur budaya yang sangat penting sebab perubahan teknologi akan memengaruhi unsur kebudayaan lain. Misalnya, perubahan teknologi berburu menjadi teknologi pertanian. Masyarakat tradisional yang masih menerapkan cara hidup berburu biasanya memiliki anggota yang relatif sedikit, hidup berpindah-pindah serta cenderung menggunakan teknologi yang sederhana dan mudah dibawa serta. Akan tetapi, dengan ditemukannya teknik pertanian, masyarakat tersebut akan tinggal secara menetap, jumlah penduduknya bertambah, dan mulai menggunakan peralatan dan teknologi yang beragam. Di sisi lain, di sela menunggu hasil pertanian panen, mereka mengembangkan kerajinan tangan dan kesenian.
Suatu masyarakat tidak mencapai perkembangannya dengan begitu saja. perkembangan, baik fisik maupun rohaniah, dalam suatu masyarakat selalu melalui tahap-tahap yang evolutif data berkesinambungan. Proses perkembangan ini dinamakan evolusi kebudayaan. Lewis Henry Morgan (dalam Harsojo, 1999) membagi tahapan perkembangan kebudayaan manusia sebagai berikut:
  • Zaman liar bawah (lower savagery), yaitu perkembangan teknologi sejak manusia ada di permukaan bumi sampai mengenal bahasa.
  • Zaman liar tengah (middle savagery), yang ditandai dengan adanya kemampuan untuk membuat api, busur, dan panah.
  • Zaman liar atas (upper savagery), yaitu zaman ketika manusia mampu membuat teknologi busur dan panah sampai mampu membuat tembikar
  • Zaman barbar bawah (lower barbarian), dimulai ketika manusia mampu membuat teknologi tembikar sampai munculnya budidaya tumbuhan dan pemeliharaan ternak.
  • Zaman barbar tengah (middle barbarian), dimulai ketika manusia mengenal budidaya pertanian dan peternakan sampai mampu bertani secara menetap serta mulai mengenal sistem irigasi.
  • Zaman barbar atas (upper barbarian), dimulai dari adanya teknologi irigasi hingga munculnya teknologi pengolahan besi dan budaya tulisan.
  • Zaman peradaban (civilization), merupakan zaman yang ditandai dengan adanya penggunaan bahasa, tulisan, elektronk percetakan, dan industri seperti sekarang.

BAB III
PENUTUP 

Kesimpulan

Demikian makalah mengenai Dampak Perkembangan IPA dan Teknologi bagi Kehidupan Manusia, maka penulis menyimpulkan sebagai berikut:
  • IPA dan Teknologi yang berkembang begitu pesatnya saat ini menimbulkan manfaat yang sangat besar bagi manusia dalam melakukan aktifitasnya sehari-hari.
  • Selain manfaat yang yang diperoleh oleh manusia sendiri karena adanya perkembangan dalam bidang IPA dan teknologi, manusia juga mendapatkan dampak yang negatif dari perkembangan tersebut.
  • Perkembangan IPA dan Teknologi terus-menerus mengalami kemajuan yang dinamis mengikuti jaman.
  • Perkembangan IPA dan Teknologi bukan hanya berdampak terhadap unsur yang berhubungan dengan alam, melainkan juga dalam bidang ekonomi, sosial, budaya, dan lain sebagainya.
  • IPA dan Teknologi itu akan sangat berguna jika dimanfaatkan pada tempatnnya, dan jika disalahgunakan akan menimbulkan suatu hal yang berbahaya bagi manusia itu sendiri.










DAFTAR PUSTAKA
Abdullah dan Rahman Eny. (1992). Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta: Bumi
Aksara.
Jasin Maskoeri. (1992). Ilmu Alamiah Dasar. Cetakan ke-11, Jakarta: Rajawali
Press.
Nizamuddin H. (1994). Ilmu Alamiah Dasar. Cetakan Ke 2, Jakarta: Ghalia
Indonesia.
Zen, MT. 1981. Sains, Teknologi, dan Hari Depan Manusia. PT Gramedia:
Jakarta..
Lauer, Robert H. (1993). Perspektif tentang Perubahan Sosial. Jakarta: Rineka
Cipta.
Koentjaraningrat. (1993). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Aksara Baru
Read More.. temscope='' itemtype='http://data-vocabulary.org/Review'> Description: Hubungan IPA dan Teknologi
Rating: 4.5
Reviewer: Erik Yonanda S.Pd.I
ItemReviewed: Hubungan IPA dan Teknologi

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP SUMBER DAYA ALAM

1 .DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP SUMBER DAYA ALAM 

A. minyak bumi 

Minyak bumi merupakan SDA utama dalam memenuhi kebutuhan energi dunia
  • Dengan penggunaan minyak bumi akan menghasilkan gas buangan seperti karbn dioksida dan karbon monoksida .gas karbon monoksida ini sangat bercun dapat meracuni sel-sel darah merah , sehingga sel-sel ini tidak dapat lagi berfungsi mengangkut oksigen dalam jaringan tubuh
  • Gas gas yang mengandung Pb (timah hitam ) aytau HG (air raksa ) yang dihasilkan dari campurnan bensin untuk di peroleh pembakaran yang lebih mudah , di mana gas gas ini sulit sekali diobati karena Pb dan Hg akan mengendap dalam jaringan manusia
  • bila dilihat dari pengeboran minyak bimi maka daerah penggalian minyak bumi terjadi pertumpahan minyak ,jelas akan merusak lingkungan .
B . Batu bara
  • Batu bara merupakan SDA berguna memenuhi kebutuhan energi
  • Adanya cacing tambang yang membahayakan penggali
  • Keterbatasan oksigen pada lokasi penggalian juga membahayakan penggali sehingga akan menimbulkan sesak nafas
  • Tumpahan batu bara akan merusak lingkungan
  • Gas yang timbul akibat hasil pembakaran nya membahayakan sama halnya dengan minyak bumi
C . Air
  • dimana air SDA yang dapat di perbaharui artinya setelah dipakai dapat di bersihkan dan digunakan kembali untuk keperluan hidup manusia (misalnya : air minum ,pengairan dll)
  • penurunan kwalitas air dapat menimbulkan penyakit atau bila polusi air berasal zak kimia beracun akan mengakibatkan penyakit yang serius dan membutuhkan waktu yang panjang untuk penyembuhanya
D .Hutan hewan dan ternak
  • Hutan hewan dan ternak memberikan manfaat pada manusia
  • Penebangan hutan yang semena mena akan mengakibatkan hutan tidak dapat di perbaharui bahkan dapat musnah tmbuhan muda yang tumbuh juga akan keklurangan unsur hara karena erosi maka akan menimbulkan tanaman tersebut tidak akan tumbuh .
  • Peggunaan pukat harimau akan menyebabkan semua bibit ikan akan mati sehingga tidak ada penggantinya lagi .
E . Tanah
  • Tanah pertanian sebagai SDA merupakan SDA yang dapat di perbaharui dan dapat di manfaatkan oleh manusia untuk produksi pertanian 
  • Penumpukan yang semprono akan menyebabkanb kerusakan pada tanah
F .Sumber daya zat radio aktif
  • sumber daya radio aktif memang berguna bagi kehidupan manusia namun bila kita di tangani dengan baik akan menimbulkan bahaya
2 . DAMPAK TEKNOLOGI IPA TERHADAP INDUSTRI 

Mesin mesin hasil teknologi IPA telah banyak membantu manusia dalam memenuhi kebutuhan nya namun setiap kali ada keuntungan yang di peroleh dari hasil teknologi IPA maka ternyata ada pula kerugianya ,misalnya :

A . industri kayu lapis
  1. Di mana dengan industri ini diperoleh kayu lapis yang bernilai namun untuk mendapatkan bahan baku seperti kayu pengusaha sering melakukan penebangan hutan yang melalui batas toleransi sehingga merusak hutan tersebut.
  2. Juga selama proses pembuatan kayu lapis tersebut terdapat kebisingan dari bunyi alat alat pendengaran para pekerja .
  3. Hasil limbahnya mengganggu lingkungan

3 . DAMPAK TEKNOLOGI IPA TERHADAP TRANSPORTASI DAN KOMUNIKASI

A . Transportasi 

Sumbangan teknologi IPA dalam bidang transpotasi sangat besar mulai dari kendaraan transportasi dari yang tradisional sampai kendaraan yang paling canggih . dahulu menempuh suatu jarak dari daerah yang satu ke daerah yang lain memerlukan waktu yang berbulan bulan sekarang dapat ditempuh dengan yang singkat hanya dengan memakai alat transportasi bahkan dapat menempuh planet planet lain .
Namun kemudahan tersebut tidak semuanya memberikan keuntungan bagi manusia yaitu bila manusia menggunakan alat ciptaannya dengan tidak tepat akan merugikan misalnya penciptaan kendaraan perang akan memusnahkan manusia manusia yang tersebut bahkan manusia lain tidak berdosa .

B . Komunikasi
Penggunaan keunggulan teknologi komunikasi telah memudahkan kehidupan manusia untuk saling berkomunikasi meskipun dengan jarak yang sangat jauh .mulai dari alat komunikasi yang sederhana sampai yang canggih seperti telegram ,radio,televisi,telpon,Hp,internet .misalnya penggunaan internet dapat menjelajahi seantero bumi.
Penggunaan dari keunggulan teknologi komunikasi ini juga tergantung kepada manusia itu sendiri .dengan satelit orang dapat menempatkan alat alat pendengaran jarak jhauh ,sehingga orang dapat masuk rumah tangga lain , daerah perikanan yang potensial dapat di lacak dengan kecanggihan alat komunikasi dan sering di salah gunakan , begitu juga dengan keberadaan internet di salah gunakan (membuat gambar gambar porno dll)

4 . DAMPAK TEKNOLOGI IPA TERHADAP SUMBER DAYA MANUSIA 

 Perkembangan teknologi yang pesat mambuat manusia menikmati segalanya lebih enak ,mudah , dan seragam ( diatur oleh mesin , mesin komputer) secara rasional . karena teknologi memperenak hidup,manusia kehilangan kepekaan untuk mencoba coba yang secara psikologis penting untuk berani manghadapi tantangan hidup sebagai undian . ancaman besar yang di bawa teknologi adalah matinya imajinasi manusia sebab teknologi mulai memasyarakat yang sudah di permesin akan merusak pikiran manusia .


5. DAMPAK TEKNOLOGI IPA TERHADAP KESEHATAN 
  1.  Perkembangan IPA dan teknologi dapat meningkatkan ilmu dan fasilitas di bidang kedokteraDengan adanya teknologi maka manusia dapat menikmati fasilitas pelayanan kesehatan akibat majunya teknologi IPA dalam bidangkesehatan antara lain : pencangkokan jantung ,pencucian darah ,penggantian kornea mata ,pemasangan alat pemacu jantung ,penggunaaanalat elektronik sebagai pembantu pendengaran ,pelayanan bayi tabung kontrasepsi .perkembangan IPA dan teknologi dapat meningkatkan teknologi obat obatan  
  2. Dengan adanya teknologi material yang dapat mengetahui susunan suatu zat beserta sifat sifatnya bahkan measing masing penyusun suatu senyawa ,maka teknologi pengobatan semakin berkembang .misalnya dengan obat obatan yang canggih saat ini mislnya untuk anti virus HIV,dll.
  3. perkembangan IPA dan teknologi untuk memberantas penyakit menularPerkembangan IPA dan teknologi memungkinkan ilmu kedokteran mengikuti langkah dan dinamika epidemic yang muncul serta memungkinkan mengadakan usaha pencegahan dan pemberantasanya .dampak negatif secara tak langsung dalam membantu timbulnya penyakit tertentuSecara tak langsung teknologi IPA yang di kembangkan memberikan dampak penyakit secara tidak langsung pada manusia misalnya :
  4. Polusi udara yang banyak mengandung gas polutan menimbulkan kanker paru-paru  Zat kimia yang di pergunakan dalam industri makanan juga dapat menimbulkan penyakit kanker ,misanya pemakaian formalin , 
  • zat pewarna ,zat perasa dll.
  • Pengobatan dengan sinar X yang tepat untuk kanker justru dapat mengaktifkan pertumbuhan jaringan di sekitar bagian tubuh yang terkena sinar X memungkinkan timbulnya penyakit kanker di bagian lain tersebut .
  • Penyakit abestosis banyak diderita oleh para karyawan pabrik asbes yang diduga di sebabkan oleh debu oksida silikon yang beterbangan di pabrik tersebut 
  • Akibat ibu hamil meminum obat penenang akan menimbulkan penyakit pada bayi (tidak memiliki tangan atau kaki dll)
Read More.. temscope='' itemtype='http://data-vocabulary.org/Review'> Description: DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP SUMBER DAYA ALAM
Rating: 4.5
Reviewer: Erik Yonanda S.Pd.I
ItemReviewed: DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP SUMBER DAYA ALAM

Peranan Ipa Dalam Kehidupan

BAB I
PENDAHULAN

A.Latar Belakang 

Melalui pembelajaran dan pengembangan potensi diri pada pembelajaran IPA siswa akan memperoleh bekal pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang diperlukan untuk memahami dan menyesuaikan diri terhadap fenomena dan perubahan-perubahan di lingkungan sekitar dirinya, disamping memenuhi keperluan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Pembelajaran dan pengembangan potensi ini merupakan salah satu kunci keberhasilan peningkatan kompetensi sumber daya manusia dalam memasuki dunia teknologi, termasuk teknologi informasi pada era globalisasi. Meskipun demikian, pencermatan terhadap realitas di lapangan; pada mayoritas waktu dan tempat, pembelajaran IPA di sekolah.Kondisi objektif bermasalah lainnya di lapangan saat ini adalah bahwa materi penilaian hasil belajar untuk mata pelajaran IPA -dengan pelaksanaan yang dikordinasikan oleh Dinas Pendidikan kabupaten/kota- masih didominasi dan berfokus pada penilaian hasil belajar ranah kognitif melalui tes. 

Oleh karena itu, penilaian tersebut tidak pernah mengukur sejauh mana kinerja, karya, dan sikap siswa dalam kegiatan praktikum atau proses inkuiri IPA di sekolah itu telah berjalan dengan benar, melainkan yang diukur dan dievaluasi itu adalah sejauh mana siswa menguasai (mengetahui) sejumlah konsep-konsep IPA yang terdapat dalam buku ajar. Tidak jadi soal dengan cara apa siswa memperoleh pengetahuan dan penguasaan konsep-konsep tersebut. Dengan bersandar pada alasan ini lah para guru di sekolah pada umumnya "cenderung enggan" menyelenggarakan pembelajaran IPA yang lebih menuntut siswa terlibat dalam berbagai kegiatan praktikum dan jenis kegiatan inkuiri lainnya sekurang-kurangnya melalui metode demonstrasi, karena hal demikian dipandang kurang efektif untuk meningkatkan penguasaan siswa terhadap konsep-konsep dalam IPA.


BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Peranan Ipa Dalam Kehidupan

Setiap rosul, atau utusan dari yang Maha Pencipta seluruh alam, membawa mukjizat, yaitu satu pemberian dari Allah S.W.T. untuk melakukan hal yang luar biasa yang tidak mengikuti rumus sebab akibat.
Nabi Muhammad SAW sebagai nabi terakhir telah dikaruniai oleh Allah SWT dengan mukjizat ‘aqli (ma’nawi) dengan tujuan untuk membuktikan dakwah beliau hingga akhir zaman. Mukjizat yang bersifat ‘aqli ini adalah mukjizat yang dapat dipahami manusia dengan akal yang sehat, bebas dari emosi dan prasangka serta dengan mata hati yang murni yang masih dapat menerima hidayah. Mukjizat ‘aqli itu terkandung dalam ajaran al qur’an dan sunnah. Mukjizat ini lebih istimewa dari segala mukjizat nabi-nabi sebelumnya, dan dapat dinikmati dari zaman Rasulullah SAW sampai hari kiamat. Mukjizat seperti ini lebih terkenal sebagai mukjizat ilmu yang meliputi berbagai bidang kajian ilmu pengetahuan dari ilmu social hingga ilmu alam atau ilmu empiris. Mukjizat berbentuk ilmu ini sesuai dengan perubahan zaman yang mengagungkan kecerdasan akal serta sains dan tehnologi.

Allah SWT telah berfirman :
Artinya : Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al Quran itu adalah benar…….
Di segala wilayah itu artinya di segenap bidang ilmu pengetahuan, termasuk ilmu alam atau ilmu eksakta. Terdapat ayat-ayat al-Qur’an yang selalu mendorong manusia supaya berfikir serta mengkaji dan memahami alam raya.
Ilmu Pengetahuan Alam (natural sciences) dalam hal ini meliputi fisika (ilmu alam), kimia dan ilmu hayat (ilmu tumbuh-tumbuhan, ilmu hewan, ilmu pertanian, ilmu kedokteran dengan rantingnya seperti ilmu fa’al, ilmu bedah) ilmu cuaca dan lain-lain. Dalam hal ini kami akan membahas sedikit ilmu pengetahuan alam yang berkaitan dengan kehidupan kita sehari-hari.

2.1.1 Fisika
Adalah ilmu yang mempelajari tentang materi (zat) dan energy. Materi adalah segala sesuatu yang dapat kita lihat dan dapat kita sentuh. Sedangkan energy adalah kemampuan untuk melakukan usaha atau kerja.
Atau dengan kata lain fisika adalah ilmu yang mempelajari mengenai zat atau benda-benda mati yang kita dapati di sekitar kita.
Dalam al Qur’an, kita dapat menemukan fenomena-fenomena yang ada kaitannya dengan fisika diantaranya :
Allah berfirman dalam surat Al An’am ayat 125 :

Artinya : Barangsiapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam. dan Barangsiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya[503], niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki langit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman.
Sesungguhnya ini adalah pemikiran sederhana terhadap rasa, “tidak enak” atau dadanya sesak lagi sempit yang dirasakan orang di tempat yang tinggi, dan yang akan bertambah-tambah jika orang itu berada dalam tempat yang lebih tinggi. Dilihat dari segi fisika dada yang sesak itu disebabkan oleh kurangnya oksigen untuk bernapas. Mengapa semakin tinggi tempat jumlah oksigen semakin berkurang.
Zat apa saja, termasuk udara dipengaruhi oleh gaya grafitasi bumi. Udara cenderung tertarik ke bawah menuju ke bumi. Itulah sebabnya, kerapatan udara di daerah yang dekat dengan permukaan bumi lebih besar dari pada kerapatan udara di atasnya. Dengan konsep tersebut dapat kita pahami bahwa tekanan udara lebih tinggi pada daerah yang kerapatan udaranya besar dari pada daerah yang kerapatan udaranya kecil (renggang). Semakin jauh dari permukaan bumi, tekanan udara semakin berkurang.
Konsep tekanan ini tidak hanya berlaku pada zat gas saja tetapi juga pada zat padat dan juga zat cair. Konsep fisika yang berhubungan dengan tekanan zat cair dapat kita lihat dalam firman Allah dalam surat hud ayat 37, sebagai berikut :


Artinya : Dan buatlah bahtera itu dengan pengawasan dan petunjuk wahyu Kami, dan janganlah kamu bicarakan dengan aku tentang orang-orang yang zalim itu; Sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan.
Apakah yang dikehendaki Allah dalam hal ini? Perhatikanlah bagaimana kapal laut dapat terapung di atas air? Atau bagaimana benda dapat tenggelam dalam air?
Untuk menjawab pertanyaan itu dalam fisika dikenal adanya prinsip atau hokum Archimedes. Dalam prinsip ini diterangkan apabila sebuah benda padat dicelupkan ke dalam suatu cairan, maka cairan itu akan mengerjakan gaya apung (gaya yang arahnya ke atas) pada benda padat itu.
Berapa besarnya gaya apung itu ? masih menurut Archimedes, besarnya gaya apung itu sama dengan gaya berat yang bekerja pada volume cairan yang didesaknya (atau yang dipindahkannya) maksudnya adalah sebagai berikut :
Misalnya anda akan berendam ke dalam bak yang terisi penuh oleh air. Kemudian jika anda masuk ke dalam bak itu, maka sebagian dari air itu akan tumpah.
Nah gaya berat dari air yang tumpah itu sama dengan gaya apung yang bekerja pada badan anda. Nah fenomena terapung, melayang, dan tenggelam ada kaitannya dengan gaya apung ini. Sebuah benda akan terapung dalam suatu cairan, apabila gaya apung yang bekerja pada benda itu lebih besar dari pada gaya berat benda itu. Selanjutnya sebuah benda akan melayang dalam cairan apabila gaya apung yang bekerja pada benda itu sama dengan gaya berat benda tadi. Dan yang paling akhir sebuah benda akan tenggelam ke dalam suatu cairan apabila gaya apung yang bekerja pada benda tadi lebih kecil dari pada gaya berat benda.
2.1.2. Kimia
Ilmu kimia merupakan salah satu cabang IPA yang mempelajari tentang susunan, komposisi, struktur, sifat-sifat dan perubahan materi, serta perubahan energy yang menyertai perubahan materi tersebut.
Ilmu kimia juga sangat berhubungan dengan biologi. Proses biologi di alam dan di dalam tubuh manusia dapat dijelaskan melalui konsep-konsep kimia. Proses fotosintesis dalam tumbuhan, proses respirasi dan proses metabolisme dalam tubuh manusia sebenarnya merupakan reaksi-reaksi yang melibatkan zat-zat kimia.
Dalam ilmu kimia salah satunya dipelajari mengenai susunan atau struktur suatu materi.
Allah berfirman dalam surat az zalzalah ayat 7 :
Artinya : Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya Dia akan melihat (balasan)nya.
Menurut Jabir Ibnu Hayyan Al Kufi (Geber)(738-813M) dari Kufah, terkenal sebagai bapak alkemi (ilmu kimia) Arab, mengemukakan bahwa dzarrah dalam ayat tersebut disamakan dengan atom, yang merupakan bagian terkecil dari suatu benda atau materi.
Mengenai kewujudan atom, al-Qur’an menyatakan, “Tiada luput daripada pengetahuan Tuhanmu biarpun sebesar dzarah (atom) di muka bumi ataupun di langit. Tidak pula yang lebih kecil dan tidak pula yang lebih besar daripada itu melainkan semuanya tercatat dala kitab yang nyata, Luh Mahfudz.
Di sini dinyatakan bahwa ada benda yang lebih kecil daripada atom. Menurut fisika, atom dibentuk dari bahan yang lebih kecil yaitu proton, electron dan neutron.
Konsep ini mendorong ahli kimia Barat John Dalton untuk mengadakan penelitian dan akhirnya dapat mengemukakan sebuah teori tentang atom yang dikenal dengan Teori Atom Dalton (1810M) yang mengatakan bahwa :
1. Benda terdiri dari butiran-butiran kecil yang tidak dapat dibelah lagi yang disebut atom
2. Atom tidak dapat dimusnahkan atau diwujudkan melalui proses kimia
3. Semua bentuk atom dari satu unsur adalah serupa tetapi berlainan dari atom unsur yang lain.
Dalam kimia ini juga dipelajari mengenai perubahan materi, salah satu diantaranya adalah perubahan wujud. Misalnya apabila air dipanaskan maka akan berbentuk uap air (gas) dan sebaliknya bila air didinginkan sampai 0 0c, maka air akan membeku. Pada fenomena lain, bila kayu dibakar, maka akan berubah menjadi arang atau gas karbon dioksida dan air. Fenomena air berubah menjadi uap air atau es dan kayu menjadi arang dan uap air disebut perubahan materi.
Sebagai mana firman Allah SWT : (surat An Nur : 43)
Artinya: Tidaklah kamu melihat bahwa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian)nya, kemudian menjadikannya bertindih-tindih, Maka kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti) gunung-gunung, Maka ditimpakan-Nya (butiran-butiran) es itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan dipalingkan-Nya dari siapa yang dikehendaki-Nya. Kilauan kilat awan itu Hampir-hampir menghilangkan penglihatan.
Dari surat ini diketahui bahwa air yang ada dalam kehidupan kita dapat berada dalam tiga wujud yaitu wujud padat (es), wujud cair (air) dan berwujud gas yaitu berupa uap air (awan).
Atau dalam ayat yang lain : (surat yasin :80)
Artinya : Yaitu Tuhan yang menjadikan untukmu api dari kayu yang hijau, Maka tiba-tiba kamu nyalakan (api) dari kayu itu".
Ayat ini merujuk kepada bahan-bahan api yang berasal daripada pohon-pohon kayu yang hijau, yang menjadi sumber bahan api hidrokarbon, sama ada dalam bentuk kayu kering atau arang batu atau gas petroleum hasil dari pada pohon-pohon kayu yang tertanam, dihimpit dalam bumi hingga menjadi sumber api dan kuasa yang utama di zaman modern ini.

2.I.3. Biologi
Menurut bahasa, biologi berasal dari bahasa yunani bio yang artinya hidup dan logos yang artinya ilmu. Atau dapat disebutkan bahwa biologi adalah ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Dalam pengertian lain sains biologi adalah salah satu bidang ilmu tentang fenomena-fenomena, dan sangkut paut lembut atau kecil seperti virus atau bakteri sampai pada homo sapiens (manusia) yang telah diciptakan dengan bentuk dan strutur yang paling rumit.
Termasuk dalam hal ini adalah bidang botani (ilmu yang mengkaji mengenai tumbuhan) dan
zoology (ilmu yang mengkaji mengenai hewan) Perkara yang dikatakan alamiah atau alam semesta itu dianggap oleh orang islam sebagai ayat Allah dan mereka digalakkan mengkajinya seperti yang dinyatakan di beberapa tempat dalam al Qur’an karena melalui kajian-kajian alam semesta atau dunia, manusia itu mengetahui bagaimana indah dan menakjubkan ciptaan Allah SWT. Alam tabi’I di muka bumi ini menjadi satu kunci untuk beriman kepada adanya Pencipta yang Maha Esa. Jika sekiranya ciptaan-Nya begitu menakjubkan, lagi Pencipta (al-khaliq) itu sendiri.
Dalam bidang biologi kita dapat mengkaji dan memahami kebijaksanaan Allah SWT dalam alam semesta dan seterusnya menimbulkan kesadaran bahwa kita adalah hamba Allah. Mungkin dengan pertanyaan-pertanyaan seperti :
1. Siapakah yang membuat biji benih itu berkecambah dan tumbuh dari bumi ?
2. Siapakah yang menyebabkan turunnya hujan ?
Semua memerlukan jawaban yang dapat ditemukan melalui kajian dan penelitian yang teliti dibuat terhadap alam tabi’i.
Dalam al Qur’an terdapat beberapa ayat yang berkaitan dengan biologi, untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut , diantaranya sebagai berikut :
Firman Allah SWT, dalam surat Al An’am ayat 99 :
Artinta : Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan Maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau. Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang korma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah dan (perhatikan pulalah) kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman.
Dan dalam surat Ar Ra’d ayat 4, Allah juga berfirman :
Artinya : Dan di bumi ini terdapat bagian-bagian yang berdampingan, dan kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman dan pohon korma yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama. Kami melebihkan sebahagian tanam-tanaman itu atas sebahagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berfikir.
Melihat ayat tersebut, coba kita pikirkan keberadaan satu pohon rambutan. Tiap-tiap pohon buahnya berlainan menurut jenis, ada yang manis dan ada yang tidak manis. Ada yang berkulit merah, ada yang berkulit kuning dan sebagainya. Semua jenis buah rambutan memperoleh air yang sama dan tumbuh di atas tanah yang sama. Perbedaan jenis terkandung di dalam inti sel biji-biji rambutan tersebut. Penelitian atas inti sel itu lebih menakjubkan para ilmuwan.
Dari beberapa ayat-ayat tersebut di atas kita akan tahu bahwa dalam alam semesta terdapat unsur-unsur yang :
1. Teratur, mengikuti peraturan tertentu
2. Sempurna, sesuai dengan maksud ciptaannya
3. Harmonis, saling bantu membantu antara satu dengan yang lain, bahkan ada yang

Berhubungan erat antara satu dengan yang lain dalam sesuatu alam sekitar atau ekologi. Misalnya, jika kita menebang hutan tanpa aturan, maka akan terjadi banjir, atau jika pupuk kimia digunakan tanpa aturan, tanah menjadi gersang dan keras. Selain itu di alam pun terdapat siklus tertentu seperti siklus air, siklus oksigen, siklus kehidupan yang mana siklus ini merupakan proses terus menerus yang menakjubkan, tepat dan jitu, serta seolah-olah akan berlangsung selama-lamanya.

2.2. Peran Ipa Dan Dan Teknologinya Dalam Memenuhi Kebutuhan Ilhanusia
IPA adalah ilmu yang mempelajari tentang alam semesta sedang kan IPA adalah salah satu ilmu penerapan untuk memenuhi kebutuhan manusia
Teknologi IPA dapat di bagi menjadi beberapa macam yaitu :
1. teknologi maju yaitu teknologi tingkat pertama suatu usaha yang mengarah pada pendidikan latihan serata pembinaan para tenaga peneliti ilmiah untuk selalu mengikuti dan menguasai perkembangan teknologi yang vital serta di butuhkan oleh suatu negara .
2. teknologi adaptif (teknologi media ) yaitu perkembangan dari suatu teknologi suatu negara maju yang penggunaanya masih harus di sesuaikan kondisi lingkungan negara yang memerlukan.
3. teknologi protektif teknologi yang di gunakan untuk melindungi ( konservasi ,restorasi dan generasi ) segenap sumber daya alam yang ada .

Pada mulanya antara ilmu dan teknologi tidak selalu ada kaitannya maksud nya suatu pengetahuan tidaklah harus menjadi ilmu terlebih dahulu .sekarang ilmu dan teknologi tidak lagi berdiri sendiri tetapi selalu tunjang menunjang adapun konsep konsep dasar teknologi IPA dalam memenuhi kebutuhan manusia .
2.2.1.Materi dan Energi
Materi dalam ilmu fisika adalah apa saja yang memiliki masadan memiliki suatu ruang misalnya meja , kursi ,gunung dll.materi terdiri dari unsur kimia misalnya C,H,O,N,P dlldimana unsur unsur kimia tersebut bersambung membentuk suatu mulekul yang merupakan unsur pembentuk materi . materi dapat berwujud padat cair dan gas materi juga di klsifikasikan menjadi campuran yang homogen dan campuran yang heterogen .
Enrgi adalah sesuatu yang dapat memindahkan materi dari suatu tempat ke tempat lain ,di mana energi ini bermacam macam bentuknya seperti :
1. Energi mekanik
2. Energi panas
3. Energi magnetik
4. Energi listrik , dimana energi listrik berasal dari
a. Air terjun
b. Energi angin
c. Energi uap
d. Energi tenaga diesel
e. Energi nuklir
f. Energi kimia
g. Energi bunyi
h. Energi cahaya

Energi tidak dapat di ciptakan dan tidak apat di musnahkan tetapi energi dapat berubah bentuk menjadi bentuk lain .

II.2.2. Prinsip pembangkit listrik
A . PLTA
Prinsip pembangkit listrik tenaga air adalah air sebagai sumber energi untuk
menghasilkan listrik yaitu dengan cara :

a. Dari sebuah danau atau sungai yang dibendung air dialirkan mulai dari suatu terowongan dengan diatur oleh alat pengontrol. Terowongan ini di buat sedemikian rupa sehingga air dijatuhkan dari ketinggian 100 m atau lebih , hal ini bertujuan untuk mengubah energi potensial menjadi energi mekanik yang sebesar besarnya ujung terowongan tersebut di tahan oleh sebuah turbin air.
b. Dengan dorongan air turbin akan berputar dan da puteran turbin ini di jadikan untuk memutar generator atau mesin pembangkit listrik.
c. Listrik yang dihasilkan akan di ubah dan diatur tekanannya dengan menggunakan transpormator dri transpormator ini listrik dialirkan ke tempat yang memerlukan.
d. Sebelum digunakan oleh rumah tangga aliran listrik diturunkan tegangan nya melalui transpormator lagi serhingga listrik yang di hasilkan sesuai dengan kebutuhan kebutuhan rumah tangga yaitu 1109/220 v
e. Sementara air yang sudah di gunakan untuk turbin dapat di gunakan untuk pengairan

B . PLTD
Prinsip PLTD sama dengan PLTA yaitu dengan cara menggerakkan generator
pembangkit listrik namun pada PLTD , motor dari generator di gerakkan oleh mesin
diesel .sebenarnya PLTD ini bersumber pada energi hasil pembakaran minyak diesel
solar.
C . Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir
Tenaga nuklir pada hakikatnya addalah tenaga yang timbul pada pemecahan inti atom . biasanya atom uranium di mana inti atom dapat dipecah dengan cara mengebalikan dengan netron hasil peluruhan dari zat rdioaktif yang lain inti yang pecah menjadi bagian bagian lebih kecil mengeluarkan tenaga yang besar dan melepas netron dari bagian inti jadi energi nuklir berasal dari tenaga yang mengikat inti atom. Tenaga yang keluar itu berupa panas . didalam reaktor panas yang timbul di serap oleh suatu cairanpenyerap panas dan dialirkan ke dalam air sehingga air terdebut mendidih dan menguap uap ini di gunakan untuk menggerakkan turbin uap dan selanjutnya menggerkkan generator listrik .

II.2.3.Mesin
A . Mesin bakar
mesin ini terdiri dari silinder ,piston ,roda roda penerus lengan ,busi ,kutub bahan bakar , katup pembuang
B . Mesin diesel
Mesin ini hampir serupa dengan mesin bakar yang terdiri dari silinder ,piston ,lengan penerus ,katup bahan bakar ,katup pembuang ,namun pada mesin diesel tidak digunakan busi sebagai api pembakar .
C . Mesin jet
Mesin jet terdiri dari sebuah tabung pembakaran yang panas ,sebuah mulut untuk memasukkan udara ke dalam tabung pembakaran sebuah kompresor untuk menyemprotkan bahan bakar ke dalam tabung pembakar dan sebuah corong pembuang gas yang letak di bagian ekor . mesin yang sangat sederhana ini ternyata sangat ampur ,digunakan terutama dalam industri pesawat yang bergerak cepat .prinsip kerjanya adalah bahan bakar dan udara adalah di injeksikan ke dalam tabung pembakar sehingga akan di hasilkan gas di sertai temperatur yang sangat tinggi dan pengembangan gas inilah yang mendorong pesawat bergerak .mesin jet bahan bakar umumnya berzat cair .
D. Mesin Turbo Jet
Mesin ini menggunakan turbin gas untuk mengatur pemasukan udara dan pengeluaran gas yang dikeluarkan dari mesin .keuntungan nya adalah udara dapat di sedot lebih banyak dalam waktu singkat dan gas yang dikeluarkan dapat diatur .
E. Turboprop
Yaitu apabila penggunaan turbin gas dikaitkan dengan propeller untuk menggerakkan sistim pemesinan dalam pesawat dalam mesin jet .
F . Roket
Roket menggunakan bahan bakar padat dan dan bahan ini sudah mengandung oksigen sebagai bahan pembakar ,misalnya nitrat dan khlorat .dalam bahan bakar terkandung zat zat yang mudah terbakar misalnya : sulfide ,sulfur ,karbon ,dsbg keunggulan roket adalah dapat menjajah ruang angkasa yang hampa udara .
G . Komputer dalam bentuk
1 . Telpon Ensiklopedia
2 . Robot pelayanan RT
3 . Berbelanja lewat telpon
4 . Para ahli hokum ,dokter atau para eksekutif dengan mengakses data
5 . Para ahli dapat menggunakan computer untuk menginjeklorasi daerah yang beresiko
6 . Computer dapat dimanfaatkan untuk melacak kejahatan .
7 . dengan computer orang dapat menjajah informasi dunia
H. Nuklir
1.Pengaruh radiasi terhadap makluk hidup .
sifat radiasi dapat digunakan untuk pemberantasan hama ,pembunuhan terhadap mikroba menghambat pertumbuhan dan pertunasan (ini digunakan untuk penyimpanan kentang ) mengubah atau memutasi gas untuk mendapatkan bibit unggul .
2 .Teknik nuklir untuk pemulihah tanaman lain
Dengan menggunakan sinar gamma yang mampu mengadakan mutasi gen dari biji bijian dapat di cari mutan (variasi hasil mutadsi gen ) yang menguntungkan bagi manusia contoh : padi yang umur pendek dan buah banyak dan tahan terhadap hama .

A. Teknik Nuklir Untuk Industri
a . Industri kayu dimana mutu kayu dapat di tingkatkan dengan merendam kedalam cairan bahan monomer kemudian di radiasi maka di monomer tersebut akan berubah menjadi polimer ( seperti plastic ) sehingga kayu menjadi lebih keras dan sangat tahan terhadap cuaca dan serangga .
b . Industri textile ,yaitu surat polister yang sukar menyerap air dengan radiasi sifatnya akan berubah menjadi mampu menyerap air dan mudah menyerap warna atau serat polipropilen dapat di ubah sifatnya dari tak tahan panas menjadi tahan panas dansebagainya .
d . Industri kulit , kulit yang di masak dengan proses radiasi menghasilkan mutu yang lebih baik .
e . Industri pengawetan makanan , di mana makanan di awetkan dengan cara membunuh kuman kuman pembusuk dengan radiasi .
3 . Teknik nuklir untuk kesehatan
Dalam bidang kedokteran .teknik nuklir umumnya di gunakan untuk mengadakan diagnosis penyakit dalam
4 . Teknik nuklir dalam industri radiografi
a . Foto hasil ronsen terhadap tulang yang patah untuk foto kondisi paru paru dengan menggunakan sinar x
b . Dengan sinar gamma dapat di peroleh gambar yang menunjukan ada untuk tidaknya kerusakan untuk ketertahanan sebuah bangunan atau untuk memeriksa sambungan baja yang di las .
5 . Teknik Nuklir Dalam Hidrologi
a . Zat radio aktif di gunakan sebagai penelusur air mengalir , ada air yang merembes dan dimana perembesan itu mengalir yang dapat di baca oleh detector gelser ihuller .
b . Untuk mendeteksi kebocoran pipa di dalam tanah
c. Mengukur air tanah arah kecepatan air dan debit air tanah .
6 . Teknik nuklir untuk study pencemaran lingkungan .
a.Mendeteksi sisa bahan obat obatan pemberantasan hama petanian
b . Mengetahui cepat lambatnya pertisida terurai dll.
7 . komunikasi dalam bentuk
a. Percetakan
b . Telegrafi
c .Telepon
d. Radio
e . Cinema atau Gambar Hidup
f . Televisi
g .Satelit Komunikasi
i . Internet





BAB III
PENUTUP

Kesimpulan

1. Sumber daya penggerak umat islam adalah al Qur’an dan al Sunnah, terdapat banyak
ayat yang menyuruh umat islam mencari ilmu.

2. Yang menjadi satu kebenaran bagi al Qur’an ialah ayat yang mendesak manusia untuk memperhatikan alam sekitarnya.

3. Al Qur’an menegaskan umat islam untuk membuat penelitian dan kajian serta menggalakkan sifat sabar menghadapi berbagai percobaan dan dugaan. Inilah salah satu ciri sains yang penting terutama dalam menjalani pengujian atau membuat perhatian dan penelitian.



DAFTAR PUSTAKA

Ahmadi,A&A .suprapto.1991.Ilmu Alamiah Dasar .Jakarta : PT rineka Cipta .
Darmodjo ,H&Y.Kalisis .2000.Ilmu Alamiah Dasar .jakarta :Pusat Penerbitan Universitas Terbuka .
Harmoni ,A .1992 .Ilmu Alamiah Dasar.(Seri Diktat Kuliah).Jakarta: Penerbit Ganadarma.
Jasin ,M 1995 .Ilmu Alamiah Dasar .Jakarata : PT Raja Grapindo persada .
Yatim ,W 1983. Genetika Bandung : Penerbit Tarsiko.
Read More.. temscope='' itemtype='http://data-vocabulary.org/Review'> Description: Peranan Ipa Dalam Kehidupan
Rating: 4.5
Reviewer: Erik Yonanda S.Pd.I
ItemReviewed: Peranan Ipa Dalam Kehidupan

JENIS DAN MACAM – MACAM EMOSI MANUSIA

Written By Erik Yonanda S.Pd.I on Senin, 10 Januari 2011 | Senin, Januari 10, 2011

MAKALAH

PSIKOLOGI UMUM

JENIS DAN MACAM – MACAM EMOSI MANUSIA


Disusun oleh :
1. Yose Purwandi
2. Gito Romi
3. Rani Anggraini
4. Sri Rahayu
Dosen pembimbing :
AL IKLAS
YAYASAN PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN PENDIDIKAN UNIVERSITAS ISLAM SUMATRA BARAT (UISB)
SOLOK NAN INDAH
(YP3 UISB SNI)
2010 / 2011



KATA PENGANTAR

Dengan mengucapkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya kepada tim penulis sehingga dapat menyelesaikan makalah ini.
Penulis menyadari bahwa didalam pembuatan makalah ini berkat bantuan dan tuntunan Tuhan Yang Maha Esa dan tidak lepas dari bantuan berbagai pihak untuk itu dalam kesempatan ini penulis menghaturkan rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang membantu terutama kepada Ibuk pembimbing dalam pembuatan makalah ini.
Tim penulis menyadari bahwa dalam proses penulisan makalah ini masih dari jauh dari kesempurnaan baik materi maupun cara penulisannya. Namun demikian, tim penulis telah berupaya dengan segala kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki sehingga dapat selesai dengan baik dan oleh karenanya, tim penulis dengan rendah hati dan dengan tangan terbuka menerima masukan,saran dan usul guna penyempurnaan makalah ini.
Akhirnya tim penulis berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi seluruh pembaca.

Penulis








DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
1.1 latar belakang
BAB II PEMBAHASAN
2.1 jenis dan macam – macam emosi
2.1 Gembira
2.2 Rasa bangga
2.3 simpati
2.4 malu
2.5 reda
2.6 rindu
2.7 sedih
2.8 marah
2.9 takut
2.10 cemas
2.11 rasa bersalah
2.12 geli
2.13 kecewa
2.14 stres
2.15 cemburu
BAB III PENUTUP
1. Kesimpulan
DAFTAR PUSTKA




BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Pertumbuhan dan perkembangan manusia pada umumnya dan pada tingkah laku pada khususnya, ditentukan oleh proses pematangan dan proses belajar. Seorang bayi yang baru lahir sudah dapat menangis, tetapi ia hampir mencapai tingkat kematangan tertentu sebelum ia dapat tertawa. Kalau anak itu sudah lebih besar, maka ia akan belajar bahwa menangis dan tertawa dapat digunakan untuk maksud-maksud tertentu pada situasi-situasi tertentu. Pada umumnya perbuatan kita sehari- hari disertai oleh perasaan-perasaan tertentu, yaitu perasaan senang atau perasaan tidak senang. Perasaan senang atau tidak senang yang selalu menyertai / perbuatan-perbuatan kita sehari-hari itu. disebut warna efektif. Warna efektif ini kadang-kadang kuat, kadang-kadang lemah atau samar-samar saja. Perbedaan antara perasaan dan emosi tidak dapat dinyatakan dengan tegas, karena keduanya merupakan suatu kelangsungan kualitatif yang tidak jelas batasnya. Pada suatu saat tertentu, suatu warna efektif dapat dikatakan sebagai perasaan, tetapi juga dapat dikatakan sebagai emosi.













BAB II
PEMBAHASAN

2.Jenis Emosi atau Perasaan.
2.1 Gembira
Semua manusia inginkan kegembiraan. Kalau dapat mereka tidak mahu bertemu
dengan kesedihan, ketakutan, kekhuatiran, kemarahaan dalam kamus hidup
mereka. Akan tetapi sudah menjadi sunnatullah bahawa kejadian di alam ini
adalah dalam berpasangan. Bila ada kesedihan, mesti ada kegembiraan.
Apabila seseorang gembira, mereka melahirkan rasa seronok dan menggalakkan mereka bercakap mengenai sesuatu yang mereka sukai. Sebagai contoh, apabila seseorang mendapat keputusan cemerlang di dalam peperiksaan, orang itu akan memberitahu berita tersebut kepada ibu bapanya, sahabat, jiran dan sebagainya. Perasaan seronok membuatkan seseorang berasa tenang, bersemangat, melupakan masalah yang sedang dihadapi dan sebagainya. Kadang kala, apabila seseorang itu terlampau seronok, mereka akan menangis kerana terlalu gembira.
Apabila seseorang gembira, pipinya terangkat, mata berbentuk bulan sabit serta bibir berbentuk perahu.
1.2 Rasa bangga
Tercetus bila seseorang terasa dihormati/dihargai oleh orang lain atau bila ia mencapai apa yang diharapkan seperti merangsang mereka meluahkan apa yang membuatkan mereka merasa bangga dan memberi peluang berkongsi rasa bangga, puas dan gembira.
Selain itu, rasa bangga juga tercetus apabila seseorang itu dipuji kerana kelebihan yang dimilikinya oleh orang lain. Sebagai contoh, seseorang akan berasa bangga apabila diri mereka dipuji kerana mempunyai bakat dalam lakonan.perasaan bangga juga boleh tercetus apabila seseorang itu berjaya melakukan sesuatu hasil usahanya sendiri.
Perasaan bangga juga boleh membawa kepada kesan negatif. Sebagai contoh, apabila seseorang itu terlampau berbangga dengan dirinya, mereka mudah terlupa dan seterusnya mungkin meninggi diri atau sombong. Perasaan bangga seharusnya dikawal agar tidak mendatangkan kesan buruk terhadap diri sendiri.
1.3 Simpati
Perasaan simpati merupakan perasaan yang baik dan perasaan ini terdapat di dalam diri setiap individu. Simpati bermaksud perasan belas kasihan atau ambil berat terhadap sesuatu perkara yang berlaku. Perasaan simpati selalunya tercetus terhadap perkara-perkara sedih atau kemalangan.
Perasaan simpati terhasil apabila seseorang itu melihat atau merasai akan kesedihan yang dialami oleh individu lain. Sebagai contoh, anda akan berasa simpati apabila rakan karib anda ditimpa musibah dan anda akan kasihan kepadanya lalu cuba untuk mengurangkan masalah yang dihadapi oleh kawan anda itu.
Selain daripada perasaan simpati terhadap sesama manusia, perasaan simpati juga berlaku terhadap binatang dan tumbuhan. Perasaan simpati atau belas kasihan ini ditunjukkan melalui perbuatan seperti memberi haiwan makan, menghantar haiwan peliharaan ke klinik haiwan jika haiwan itu sakit dan sebagainya. Di dalam ajaran agama islam juga menyeuruh agar setiap manusia menjaga serta belas kasihan terhadap haiwan.
1.4 Malu
Setiap manusia mempunyai perasaan malu baik lelaki atau wanita. Perasaan ini menjadikan manusia menyedari kepentingan perilaku yang baik dan mengelak daripada melakukan sesuatu yang dikatakan memalukan. Ini membantu mereka mengawal tingkah laku mereka sendiri.
Selalunya, apabila seseorang bersa malu, mukanya akan kemerah-merahan, kepala tertunduk, diam dan kadang kala lari daripada perkara yang memalukan itu. Perasaan malu mempunyai kesan positif dan negatif.
Kesan positifnya ialah perasaan malu dapat menghalang seseorang itu daripada melakukan perkara melampaui batas, memalukan, menjatuhkan maruah dan sebagainya. Manakala kesan negatifnya pula ialah apabila perasaan malu dalam diri seseorang itu terlampau malu tidak bertempat, merka mungkin menghadapi kesukaran dalam berbagai perkara seperti berhadapan dengan orang ramai, tidak yakin membuat sesuatu perkara dan sebagainya.
Justeru, perasaan malu perlu dikawal dengan baik agar ia tidak mendatangkan kesan negatif di dalam diri.
1.5 Reda
Perasaan reda atau pasrah wujud di dalam diri seseorang apabila sesuatu perkara atau peristiwa telah berlaku sama ada yang baik atau buruk. Perasaan ini selalunya timbul di dalam diri seseorang yang mempunyai pemikiran positif dan tidak mudah putus asa.
Selalunya, apabila seseorang ditimpa musibah, mereka akan menyalahkan orang lain serta tidak dapat menerima musibah dan mengeluh. Tetapi, kepada orang yang mempunyai pemikiran positif, mereka dapat menerima musibah dengan hati terbuka dan menganggap ia sebagai satu ujian daripada Tuhan. Mereka akan reda dengan ketentuan Ilahi dan bangkit dari kesilapan untuk memperbaiki kelemahan.
1.6 Rindu
Emosi rindu merupakan suatu perasaan yang selalu kita dengari. Rindu merupakan satu perasaan yang menyeksakan bagi sesetengah orang. Perasaan ini berkait rapat dengan hubungan sesama manusia.
Perasaan ini tercetus apabila orang yang disayang atau rapat tidak ada di depan mata. Apabila orang yang disayang itu berjauhan, maka perasaan rindu pada orang itu mula timbul. Ada orang kata, ubat hilangkan rindu ialah berjumpa dengan orang yang dirindu itu.

1.7 Sedih
Emosi sedih akan timbul bilamana seseorang dihadapkan pada keadaan yang
mengecewakan, menggelisahkan atau muncul sebagai akibat penderitaan kerana luka atau sakit.
Emosi sedih boleh membuatkan seseorang itu berasa tertekan dan murung. Justeru, apabila seseorang berasa sedih, dia hendaklah mengawal perasaan itu dengan sebaiknya. Membuat aktiviti seperti bersenam, berjumpa kawan-kawan dan sebagainya dapat melupakan seketika perasaan sedih itu. Jika boleh, kongsi perasaan sedih itu bersama teman rapat agar perasaan sedih dapat dikurangkan.
1.8 Marah
Marah adalah merupakan emosi yang hadir bersama emosi yang lain seperti kecewa, tersinggung, malu, tertekan, takut, rasa tidak dihargai, tidak diterima dan bimbang. Pertembungan emosi tersebut menyebabkan kita marah.
Kemarahan yang kita pamerkan ini kadangkala sukar untuk kita kawal sehingga wujudnya perlakuan-perlakuan negatif yang kita sendiri tidak bermaksud untuk melakukannya. Sekarang ini banyak kita baca dan kita lihat pelbagai insiden yang melibatkan emosi marah.
Apabila kita marah seluruh tubuh kita bertindakbalas terhadap rangsangan emosi tersebut. Dalam konteks fisiologi, tubuh kita menggeletar, jantung berdegup kencang dan suara menjadi kuat. Apabila ini yang berlaku, maka kita perlu bersikap rasional kerana ianya boleh mengundang perkara yang buruk. Apapun, kemarahan itu sebenarnya boleh dikawal dan diuruskan dengan baik. Di negara barat, institusi yang berkaitan dengan pengurusan marah banyak diwujudkan. Tidak seperti negara asia yang masih lagi terbelenggu dengan perasaan malu untuk berjumpa kaunselor atau psikatri untuk meluahkan pendaman mereka akibat rasa marah.


1.9 Takut
Takut ialah perasaan terancam, suatu motivasi ingin memastikan keselamatan diri dari aspek fizikal dan psikologi.
Berlakunya ketegangan mental akan memunculkan rasa takut. Ketakutan
seseorang individu berbeza dengan ketakutan individu yang lain. Ada yang
takut melihat ular, anjing, takut pada ketinggian, takut berbicara hadapan
orang ramai dan sebagainya.
1.10 Cemas
Asalkan tidak keterlaluan, sebenarnya ia membantu seseorang berusaha mengambil langkah mengelak diri dari menghadapi masalah, belajar menahan perasaan bimbang dan bertindak proaktif untuk menunjukkan sesuatu yang terbaik.
1.11 Rasa bersalah
Wujud bila seseorang melakukan sesuatu yang dianggap ‘keluar’ dari ’standard’ tingkah laku yang baik. Seseorangl akan berusaha untuk tidak dianggap bersalah dengan berakhlak sebaik mungkin dan sekiranya kesalahan tetap atau sudah dilakukan, perasaan ini merangsang seseorang meluahkan perasaan dan menyedari agar berusaha untuk tidak mengulangi pada waktu yang lain.
1.12 Geli
Selalunya dikaitkan dengan makanan, bau dan pandangan, suatu yang semula jadi menjadikan seseorang berhati-hati agar tidak ‘terkena’ apa yang yang beliau geli. Perasaan ini perlu dihormati dan bantu mereka mencari sebab mengapa mereka berperasaan begitu.


1.13 Kecewa
Perasaan kecewa timbul apabila sesuatu yang kita inginkan tidak tercapai. Kecewa juga boleh hadir apabila orang yang kita percaya menipu diri kita. Kita akan menangis atau bermurung ketika bersedih. Selalunya, perasaan sedih akan beransur hilang dari hari ke hari. Selepas kecewa, kita mungkin akan bangkit dari kekecewaan dan bangkit menebus kekecewaan itu.
1.14 Terkejut
Seseorang apabila dia menduga sesuatu akan berlaku tetapi yang terjadi itu
adalah tidak terduga maka akan membuat dia merasa terkejut dan akibatnya
jiwa akan tertekan. Semasa terkejut, degupan jantung akan bertambah dan kadang kala badan akan menggigil.
1.15 Stress
Satu keadaan gangguan emosi, pemikiran dan fizikal seseorang. Apabila seseorang mengalami stress, mereka akan menunjukkan tanda-tanda dan perubahan fizikal seperti sakit, terlalu kurus atau gemuk, hilang keceriaan diri, lesu, letih dan sebagainya. Mereka juga mengalami perubahan sikap seperti mudah marah, bosan, tidak mampu menguruskan diri, sentiasa berpandangan negatif, hilang pertimbangan dan sebagainya.
1.16 Cemburu
Cemburu merupakan suatu perasaan yang ada di dalam diri setiap manusia. Perasaan cemburu timbul apabila seseorang berasa tidak setanding dengan orang lain. Sebagai contoh, seseorang akan berasa cemburu apabila orang lain lebih hebat atau dipandang tinggi berbanding dirinya.
Cemburu juga berlaku apabila orang yang kita sayangi atau cintai rapat dengan orang lain. Sebagai contoh, si isteri akan berasa cemburu apabila suaminya rapat dengan perempuan lain.
BAB III
PENUTUP
1.Kesimpulan
Emosi dalah pengalaman afektif yang disertai penyesuaian dari dalam diri individu tentangkeadaan mental dan fisik dan berwujud suatu tingkah laku yang tampak. Jenis emosi yang secara normal dialami antara lain : cinta, gembira, marah, takut, cemas, sedih dansebagainya.
Terjadinya emosi dihubungkan dengan faktor fisik dengan urutan sebagai berikut:
a. Mempersepsikan situasi di lingkungan yang mungkin menimbulkan emosi.
b. Memberikan reaksi terhadap situasi dengan pola-pola khusus melalui aktivitas fisik.
c. Mempersepsikan pola aktivitas fisik yang mengakibatkan munculnya emosi secara khusus.
Persepsi adalah proses pemahaman ataupun pemberian makna atas suatu informasi terhadap stimulus. Stimulus didapat dari proses penginderaan terhadap objek, peristiwa, atau hubungan-hubungan antar gejala yang selanjutnya diproses oleh otak. Proses kognisi dimulai dari persepsi.

Motivasi adalah suatu bentuk dorongan minat dan hati yang menjadi penggerak utama seseorang,sebuah keluarga, atau organisasi untuk mencapai apa yang diinginkan.
Motivasi bergantung pada dua faktor, yaitu faktor dalam dan faktor luar yang masing-masing dikenal sebagai motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik.



DAFTAR PUSTAKA


Calvin S. Hall & Gardner Lidzey (editor A. Supratiknya). 2005. Teori-Teori Psiko Dinamik (Klinis). Jakarta : Kanisius
Chaplin, J.P. (terj. Kartini Kartono).2005. Kamus Lengkap Psikologi. Jakarta : P.T. Raja Grafindo Persada.
Hurlock, Elizabeth B. 1980. Developmental Phsychology. New Yuork : McGraw-Hill Book Company
Nana Syaodih Sukmadinata. 2005. Landasan Psikologi Proses Pendidikan. Bandung : P.T. Remaja Rosdakarya.
Sumadi Suryabrata. 1984. Psikologi Kepribadian. Jakarta : Rajawali.
Syamsu Yusuf LN. 2003. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja.. Bandung : PT Rosda Karya Remaja.
Read More.. temscope='' itemtype='http://data-vocabulary.org/Review'> Description: JENIS DAN MACAM – MACAM EMOSI MANUSIA
Rating: 4.5
Reviewer: Erik Yonanda S.Pd.I
ItemReviewed: JENIS DAN MACAM – MACAM EMOSI MANUSIA

PENGERTIAN NEGARA

Written By Erik Yonanda S.Pd.I on Selasa, 04 Januari 2011 | Selasa, Januari 04, 2011

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Dalam konteks Indonesia ini yang merupakan suatu Negara yang demokratis tentunya elemen masyarakat disini sangat berperan dalam pembangunan suatu Negara. Negara mempunyai hak dan kewajiban bagi warga negaranya begitu pula dengan warga negaranya juga mempunyai hak dan kewajiban terhadap Negaranya. Seperti apakah hak dan kewajiban tersebut yang seharusnya dipertanggungjawabkan oleh masing-masing komponen tersebut. Dalam tulisan makalah ini akan mencoba menulis tentang hak dan kewajiban yang dilakukan oleh masing-masing komponen tersebut. Apakan hak dan kewajiban Negara terhadap warga negaranya? Dan apa pula hak dan kewajiban warga Negara terhadap negaranya?
Negara merupakan alat dari masyarakat yang mempunyai kekuasaan untuk mengatur hubungan-hubungan manusia dalam masyarakat, dan yang paling nampak adalah unsur-unsur dari Negara yang berupa rakyat, wilayah dan pemerintah. Salah satu unsur Negara adalah rakyat, rakyat yang tinggal di suatu Negara tersebut merupakan penduduk dari Negara yang bersangkutan. Warga Negara adalah bagian dari penduduk suatu Negaranya. Tetapi seperti kita ketahui tidak sedikit pula yang bukan merupakan warga Negara bisa tinggal di suatu Negara lain yang bukan merupakan Negaranya. suatu Negara pasti mempunyai suatu undang-undang atau peraturan yang mengatur tentang kewarganegaraan. Peraturan tersebut memuat tentang siapa saja kah yang bisa dianggap sebagai warga Negara. Di Indonesia juga salah satu Negara yang mempunyai peraturan tentang kewarganegaraan tersebut. Maka dari itu dalam makalah ini akan coba dijelaskan secara rinci.

1.2 Rumusan Masalah
Dari latar belakang di atas bisa memunculkan beberapa pertanyaan yang penting untuk dibahas diantaranya ;

1. Apakah pengertian hak dan kewajiban itu?
2. Siapakah yang berhak menjadi warga Negara disuatu Negara?
3. Apakah wujud hubungan warga Negara dengan Negara ?
4. Bagaimana pandangan idiologis atas hak dan kewajiban warga negara?


1.3 Tujuan Penulisan
1. Memahami pengertian hak dan kewajiban.
2. Mengetahui seseorang yang berhak menjadi warga Negara disuatu Negara.
3. Mengetahui korelasi hubungan warga Negara dengan Negara.
4. Menjeaskan pandangan idiologis atas hak dan kewajiban warga negara.
Negara adalah suatu organisasi dr sekelompok atau beberapa kelompok manusia yg bersama-sama mendiami satu wilayah tertentu dan mengakui adanya satu pemerintahan yg mengurus tata tertib serta keselamatan sekelompok atau beberapa kelompok manusia
Teori terbentuknya Negara:
Teori hukum alam. Pemikiran pada masa plato dan aristoteles kondisi alam tumbuhnya manusia berkembangnya negara
Teori ketuhanan (islam + Kristen) segala sesuatu adalah ciptaan tuhan.
Teori perjanjian. Manusia menghadapi kondisi alam dan timbullah kekerasan. Manusia akan musnah bila ia tidak mengubah cara-caranya. Manusia pun bersatu utk mengatasi tantangan dan menggunakan persatuan dlm gerak tunggal utk kebutuhan bersama.
Proses terbentuknya Negara di zaman modern. Proses tersebut dapat berupa penaklukan, peleburan, pemisahan diri, dan pendudukan atas Negara atau wilayah yg blm ada pemerintahan sebelumnya
Unsur Negara :
Bersifat konstitutif. Berarti bahwa dalam Negara tsb terdapat wilayah yg meliputi udara, darat, dan perairan(dalam hal ini unsur perairan tdk mutlak), rakyat atau masyarakat dan pemerintahan yg berdaulat
Bersifat deklaratif. Sifat ini ditunjukan oleh adanya tujuan Negara, UUD, pengakuan dari Negara lain baik secara de jure maupun de facto dan masuknya Negara dalam perhimpunan bangsa2 mis PBB
Bentuk Negara: sebuah Negara dpt berbentuk Negara kesatuan dan Negara serikat
Bangsa Indonesia beranggapan bahwa terjadinya Negara merupakan suatu proses yang berkesinambungan. secara ringkas, proses tersebut adalah sebagai berikut :
a. perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia
b. proklamasi atau pintu gerbang kemerdekaan
c. keadaan bernegara yg nilai2 dasarnya ialah merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur
pengertian negara menurut aristoteles
Negara adalah perpaduan beberapa keluarga mencakupi beberapa desa, hingga pada akhirnya dapat berdiri sendiri sepenuhnya, dengan tujuan kesenangan dan kehormatan bersama.
pengertian negara menurut R kranenburg
Negara adalah suatu organisasi yang timbul karena kehendak dari suatu golongan atau bangsanya sendiri.
pengertian negara menurut george jellinek
Negara adalah organisasi kekuasaan dari sekelompok manusia yang telah berkediaman di wilayah tertentu.
pengertian negara menurut hegel
Negara merupakan organisasi kesusilaan yang muncul sebagai sintesis dari kemerdekaan individual dan kemerdekaan universal.
pengertian negara menurut roger F. soltau
Negara adalah alat atau wewenang yang mengatur atau mengendalikan persoalan bersama atas nama masyarakat.
pengertian negara menurut profesor R djokosoetono
Negara adalah suatu organisasi manusia atau kumpulan manusia yang berada di bawah suatu pemerintahan yang sama.
pengertian negara menurut profesor Mr soenarko
Negara adalah suatu organisasi masyarakat yang mempunyai daerah tertentu di mana kekuasaan Negara berlaku sepenuhnya sebagai kedaulatan.
Beberapa abad sebelum Masehi, para filsuf Yunani: Socrates, Plato, dan Aristoteles sudah mengajarkan beberapa teori tentang “negara”. Telaah mereka tentang ilmu negara dan hukum masih berpengaruh hingga saat ini kendati sesungguhnya pengertian mereka tentang negara pada waktu itu hanya meliputi lingkungan kecil, yakni lingkungan kota atau negara kota yang disebut “polis”. Maka dapat dimaklumi jika Plato menamai bukunya Politeia (soal-soal negara kota) dan bukunya yang lain Politicos (ahli polis, ahli negara kota). Aristoteles menamai bukunya Politica (ilmu tentang negara kota). Dari kata itulah asal kata “politik” yang berarti hal-ihwal dan seluk beluk negara atau kebijakan dalam menghadapi seluk-beluk negara. Pada waktu itu di Yunani digunakan kata polis untuk negara sedangkan di Romawi digunakan kata civitas dengan arti yang lebih kurang sama.
Istilah negara mulai dikenal pada masa Renaissance di Eropa dalam abad XV melalui Niccolo Machiavelli yang mengenalkan istilah Lo Stato dalam bukunya yang berjudul Il Principe. Semula istilah itu digunakan untuk menyebut sebagian dari jabatan negara, kemudian diartikan juga sebagai aparat negara, dan “orang-orang yang memegang tampuk pemerintahan beserta staf-stafnya”, maupun “susunan tata pemerintahan atas suatu masyarakat di wilayah tertentu”.
Lo Stato pada masa itu juga digunakan untuk menyebut pihak yang diperintah (dependent). Namun pada masa pemerintahan absolut raja-raja, state (negara) diartikan sebagai pemerintah (ingat ucapan terkenal Louis XIV dari Prancis: “L’Etat cest moi” – Negara adalah aku). Pada masa demokrasi, pengertian negara sebagai “the community that is governed” dapat mereduksi pengertian dari zaman pemerintahan absolut para raja. Edward Mac Chesney Sait dalam buku Political Institution, a Preface menulis: “But usance has changed, Stalin or Mussolini or Hitler can be no more than governed. Today the state is a territorial society.” Negara (state) tidak lagi sama dengan pemerintah (government). Perbedaan antara state (negara) dan government (pemerintah) secara tepat telah dinyatakan oleh The Supreme Court of the United States (MA Amerika Serikat) pada tahun 1870 dalam keputusannya mengenai tabrakan antara kapal Prancis Euryale dengan kapal AS Saphire. Dalam keputusan itu kapal Euryale dinyatakan tetap menjadi milik Prancis, meskipun pemerintahannya telah berganti (dari Kaisar Napoleon III kepada Pemerintah Republik Prancis).
Istilah Lo Stato kemudian disepadankan dengan: L’Etat (Prancis), The State (Inggris), Der Staat (Jerman), De Staat (Belanda), Negara (Indonesia).
Beberapa definisi negara oleh para ahli:
• Benedictus de Spinoza: “Negara adalah susunan masyarakat yang integral (kesatuan) antara semua golongan dan bagian dari seluruh anggota masyarakat (persatuan masyarakat organis).”
• Harold J. Laski: The state is a society which is integrated by possessing a coercive authority legally supreme over any individual or group which is part of the society. A society is a group of human beings living together and working together for the satisfaction of their mutual wants. Such a society is a state when the way of life to which both individuals and associations must conform is defined by a coercive authority binding upon them all. (Negara adalah suatu masyarakat yang diintegrasikan karena memiliki wewenang yang bersifat memaksa dan yang secara sah lebih agung daripada individu atau kelompok yang merupakan bagian dari masyarakat. Masyarakat adalah suatu kelompok manusia yang hidup dan bekerja sama untuk mencapai terkabulnya keinginan-keinginan mereka bersama. Masyarakat merupakan negara jika cara hidup yang harus ditaati – baik oleh individu maupun asosiasi-asosiasi – ditentukan oleh suatu wewenang yang bersifat memaksa dan mengikat mereka semua).
• Dr. W.L.G. Lemaire: Negara tampak sebagai suatu masyarakat manusia teritorial yang diorganisasikan.
• Hugo de Groot (Grotius): Negara merupakan ikatan manusia yang insyaf akan arti dan panggilan hukum kodrat.
• Leon Duguit: There is a state wherever in a given society there exists a political differentiation (between rulers and ruled) …
• R.M. MacIver: The state is an association which, acting through law as promugated by a government endowed to this end with coercive power, maintains within a community territorially demarcated the external conditions of order. (Negara adalah asosiasi yang menyelenggarakan penertiban di dalam suatu masyarakat di suatu wilayah berdasarkan sistem hukum yang diselenggarakan oleh suatu pemerintah yang untuk maksud tersebut diberi kekuasaan memaksa).
• Prof. Mr. Kranenburg: “Negara adalah suatu organisasi kekuasaan yang diciptakan oleh sekelompok manusia yang disebut bangsa.”
• Herman Finer: The state is a territorial association in which social and individual forces of every kind struggle in all their great variety to control its government vested with supreme legitimate power.
• Prof.Dr. J.H.A. Logemann: De staat is een gezags-organizatie. (Negara ialah suatu organisasi kekuasaan/ kewibawaan).
• Roger H. Soltau: The state is an agency or authority managing or controlling these (common) affairs on behalf of and in the name of the community. (Negara adalah alat atau wewenang yang mengatur atau mengendalikan persoalan-persoalan bersama atas nama masyarakat).
• Max Weber: The state is a human society that (succesfully) claims the monopoly of the legitimate use of physical force within a given territory. (Negara adalah suatu masyarakat yang memonopoli penggunaan kekerasan fisik secara sah dalam suatu wilayah).
• Bellefroid: Negara adalah suatu persekutuan hukum yang menempati suatu wilayah untuk selama-lamanya dan dilengkapi dengan suatu kekuasaan tertinggi untuk menyelenggarakan kemakmuran rakyat sebesar-besarnya.
• Prof.Mr. Soenarko: Negara adalah organisasi masyarakat di wilayah tertentu dengan kekuasaan yang berlaku sepenuhnya sebagai kedaulatan.
• G. Pringgodigdo, SH: Negara adalah suatu organisasi kekuasaan atau organisasi kewibawaan yang harus memenuhi persyaratan unsur-unsur tertentu, yaitu harus memiliki pemerintah yang berdaulat, wilayah tertentu, dan rakyat yang hidup teratur sehingga merupakan suatu nation (bangsa).
• Prof. R. Djokosutono, SH: Negara adalah suatu organisasi manusia atau kumpulan manusia yang berada di bawah suatu pemerintahan yang sama.
• O. Notohamidjojo: Negara adalah organisasi masyarakat yang bertujuan mengatur dan memelihara masyarakat tertentu dengan kekuasaannya.
• Dr. Wiryono Prodjodikoro, SH: Negara adalah suatu organisasi di antara kelompok atau beberapa kelompok manusia yang bersama-sama mendiami suatu wilayah tertentu dengan mengakui adanya suatu pemerintahan yang mengurus tata tertib dan keselamatan sekelompok atau beberapa kelompok manusia itu.
• M. Solly Lubis, SH: Negara adalah suatu bentuk pergaulan hidup manusia yang merupakan suatu community dengan syarat-syarat tertentu: memiliki wilayah, rakyat dan pemerintah.
• Prof. Miriam Budiardjo: Negara adalah suatu daerah teritorial yang rakyatnya diperintah oleh sejumlah pejabat dan yang berhasil menuntut dari warga negaranya ketaatan pada peraturan perundang-undangannya melalui penguasaan (kontrol) monopolistis dari kekuasaan yang sah.
• Prof. Nasroen: Negara adalah suatu bentuk pergaulan manusia dan oleh sebab itu harus ditinjau secara sosiologis agar dapat dijelaskan dan dipahami.
• Mr. J.C.T. Simorangkir dan Mr. Woerjono Sastropranoto: Negara adalah persekutuan hukum yang letaknya dalam daerah tertentu dan memiliki kekuasaan tertinggi untuk menyelenggarakan kepentingan umum dan kemakmuran bersama.
Berdasarkan beberapa definisi tersebut, dapat dikatakan bahwa negara merupakan:
1. suatu organisasi kekuasaan yang teratur;
2. kekuasaannya bersifat memaksa dan monopoli;
3. suatu organisasi yang bertugas mengurus kepentingan bersama dalam masyarakat; dan
4. persekutuan yang memiliki wilayah tertentu dan dilengkapi alat perlengkapan negara.
Negara merupakan integrasi kekuasaan politik, organisasi pokok kekuatan politik, agency (alat) masyarakat yang memegang kekuasaan mengatur hubungan antarmanusia dalam masyarakat dan menertibkan gejala kekuasaan di dalamnya. Dengan demikian negara mengintegrasikan dan membimbing berbagai kegiatan sosial penduduknya ke arah tujuan bersama.
Tugas pokok negara:
1. Mengendalikan dan mengatur gejala-gejala kekuasaan yang asosial (saling bertentangan) agar tidak berkembang menjadi antagonisme yang berbahaya.
2. Mengorganisasi dan mengintegrasikan kegiatan manusia dan golongan-golongan ke arah tercapainya tujuan seluruh masyarakat.
Prof.Mr. L.J. van Apeldoorn dalam bukunya Inleiding tot de studie van het Nederlandse Recht (Pengantar Ilmu Hukum Belanda) menyatakan bahwa:
• Istilah negara dalam arti “penguasa”: untuk menyatakan orang atau orang-orang yang melaksanakan kekuasaan tertinggi atas persekutuan rakyat yang bertempat tinggal dalam suatu wilayah.
• Istilah negara dalam arti “persekutuan rakyat”: untuk menyatakan suatu bangsa yang hidup dalam suatu wilayah di bawah kekuasaan tertinggi menurut kaidah-kaidah hukum yang sama.
• Negara juga mengandung arti “wilayah tertentu”, dalam hal ini istilah negara digunakan untuk menyatakan suatu wilayah yang di dalamnya diam sekelompok masyarakat/ rakyat/ bangsa di bawah suatu kekuasaan tertinggi.
• Negara dapat berarti juga “kas negara/ ficus”: untuk menyatakan bahwa harta yang dipegang penguasa adalah demi kepentingan umum (misalnya dalam istilah: domain negara, pendapatan negara, etc.).
Herman Finer dalam bukunya yang berjudul The Theory and Practice of Modern Government menyatakan:
1. Orang Yunani tidak mengenal istilah negara atau state karena ukuran wilayahnya kecil; lebih menekankan pada kepemilikan hak, bukan keunggulan dalam ketaatan.
2. Romawi juga bukan state karena:
• merupakan a closed corporation dan penduduknya memelihara budak
• dinamakan civitas atau res publica, kemudian disebut imperium, dan tak satu pun dari istilah itu setara dengan istilah state.
Beberapa tinjauan tentang negara yang dikemukakan para ahli:
Negara ditinjau dari segi organisasi kekuasaan (J.H.A. Logemann)
• Negara adalah organisasi kekuasaan yang bertujuan mengatur masyarakat dengan kekuasaannya itu. Negara dilengkapi dengan kekuasaan tertinggi yang mengatur dan menyelenggarakan tata pergaulan hidup warga masyarakat.
• Negara sebagai organisasi kekuasaan terdiri atas jabatan-jabatan.
• Negara merupakan kenyataan sejarah, maka bentuk dan sifatnya pun ditentukan oleh sejarah.
Negara ditinjau dari segi organisasi politik (R.M. MacIver)
• Negara adalah persekutuan manusia seperti halnya perseroan terbatas (PT), suatu perhimpunan masyarakat.
• Negara adalah suatu bentuk organisasi yang melaksanakan kehendak anggotanya yang dituangkan dalam peraturan undang-undang.
• Ciri khusus yang membedakan negara dengan perhimpunan manusia lainnya adalah kedaulatan, karena dengan kedaulatan itu negara dapat memaksa anggota-anggotanya untuk menaati peraturan undang-undang.
• Ciri khusus lainnya adalah bahwa keanggotaan negara bersifat mengikat semua orang.
Negara ditinjau dari segi organisasi kesusilaan (G.W. Friedrich Hegel)
• Negara adalah suatu organisasi kesusilaan yang timbul sebagai suatu sintesis antara kebebasan individu dengan kemerdekaan universal.
• Negara adalah organisme yang mewadahi penjelmaan seluruh individu dengan kekuasaan tertinggi.
Negara ditinjau dari segi integritas antara pemerintah dengan rakyat (Soepomo)
Tiga teori pengertian negara yang dikemukakan Mr. Soepomo (dalam Sidang BPUPKI, 31 Mei 1945):
a. Teori Individualisme
Diajarkan oleh Thomas Hobbes (1588-1679), John Locke (1632-1704), J.J. Rousseau (1712-1778), Herbert Spencer (1820-1903), Harold J. Laski (1839-1950).
Teori ini menganggap negara sebagai masyarakat hukum yang disusun berdasarkan perjanjian antara setiap pribadi (individu) yang menjadi anggota masyarakat itu. Karena merupakan perjanjian antarpribadi, maka yang diutamakan dalam setiap kegiatan negara adalah kepentingan dan kebebasan pribadi sehingga kepentingan seluruh warga negara kurang diperhatikan.
b. Teori Kelas (Golongan)
Diajarkan oleh Karl Marx (1818-1883), Frederick Engels (1820-1895), V.I. Lenin (1870-1924).
Teori ini menganggap negara sebagai alat dari suatu golongan atau kelas ekonomi kuat yang menindas golongan ekonomi lemah. Maka Karl Marx menganjurkan revolusi kaum buruh untuk merebut kekuasaan negara dari kaum kapitalis dan balas menindas mereka. Baginya tiada tempat dalam negara untuk kepentingan pribadi. Teori ini mendasari komunisme yang dianut dalam bentuk diktatur proletariat.
c. Teori Integralistik
Diajarkan oleh Benedictus de Spinoza (1632-1677), Adam Muller (1799-1829), Friedrich Hegel (1770-1831).
Menurut teori integralistik, negara adalah susunan masyarakat yang integral: semua anggota masyarakat merupakan bagian dari persatuan organis. Negara tidak memihak kepada golongan yang paling kuat, tidak mengutamakan kepentingan pribadi, melainkan menjamin keselamatan hidup seluruh bangsa sebagai satu kesatuan yang tak terpisahkan.








• Pengertian Negara menurut Prof. Farid S.
Negara adalah Suatu wilayah merdeka yang mendapat pengakuan negara lain serta memiliki kedaulatan.
• Pengertian Negara Georg Jellinek
Negara adalah organisasi kekuasaan dari sekelompok manusia yang telah berkediaman di wilayah tertentu.
• Pengertian Negara Georg Wilhelm Friedrich Hegel
Negara merupakan organisasi kesusilaan yang muncul sebagai sintesis dari kemerdekaan individual dan kemerdekaan universal
• Pengertian Negara Roelof Krannenburg
Negara adalah suatu organisasi yang timbul karena kehendak dari suatu golongan atau bangsanya sendiri.
• Pengertian Negara Roger H. Soltau
Negara adalah alat atau wewenang yang mengatur atau mengendalikan persoalan bersama atas nama masyarakat.
• Pengertian Negara Prof. R. Djokosoetono
Negara adalah suatu organisasi manusia atau kumpulan manusia yang berada di bawah suatu pemerintahan yang sama.
• Pengertian Negara Prof. Mr. Soenarko
Negara ialah organisasi manyarakat yang mempunyai daerah tertentu, dimana kekuasaan negara berlaku sepenuhnya sebagai sebuah kedaulatan.
• Pengertian Negara Aristoteles
Negara adalah perpaduan beberapa keluarga mencakupi beberapa desa, hingga pada akhirnya dapat berdiri sendiri sepenuhnya, dengan tujuan kesenangan dan kehormatan bersama.


BAB II
PEMBAHASAN
Negara adalah suatu daerah atau wilayah yang ada di permukaan bumi di mana terdapat pemerintahan yang mengatur ekonomi, politik, sosial, budaya, pertahanan keamanan, dan lain sebagainya. Di dalam suatu negara minimal terdapat unsur-unsur negara seperti rakyat, wilayah, pemerintah yang berdaulat serta pengakuan dari negara lain.
Pengertian Negara Berdasarkan Pendapat Para Ahli :
- Roger F. Soltau : Negara adalah alat atau wewenang yang mengatur atau mengendalikan persoalan bersama atas nama masyarakat.
- Georg Jellinek : Negara merupakan organisasi kekuasaan dari kelompok manusia yang telah berdiam di suatu wilayah tertentu.
- Prof. R. Djokosoetono : Negara adalah suatu organisasi manusia atau kumpulan manusia yang berada di bawah suatu pemerintahan yang sama.
Indonesia adalah sebuah negara kepulauan yang berbentuk republik yang telah diakui oleh dunia internasional dengan memiliki ratusan juta rakyat, wilayah darat, laut dan udara yang luas serta terdapat organisasi pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang berkuasa.
Negara merupakan suatu organisasi dari rakyat negara tersebut untuk mencapai tujuan bersama dalam sebuah konstitusi yang dijunjung tinggi oleh warga negara tersebut. Indonesia memiliki Undang-Undang Dasar 1945 yang menjadi cita-cita bangsa secara bersama-sama.
Fungsi-Fungsi Negara :
1. Mensejahterakan serta memakmurkan rakyat
Negara yang sukses dan maju adalah negara yang bisa membuat masyarakat bahagia secara umum dari sisi ekonomi dan sosial kemasyarakatan.
2. Melaksanakan ketertiban
Untuk menciptakan suasana dan lingkungan yang kondusif dan damani diperlukan pemeliharaan ketertiban umum yang didukung penuh oleh masyarakat.
3. Pertahanan dan keamanan
Negara harus bisa memberi rasa aman serta menjaga dari segala macam gangguan dan ancaman yang datang dari dalam maupun dari luar.
4. Menegakkan keadilan
Negara membentuk lembaga-lembaga peradilan sebagai tempat warganya meminta keadilan di segala bidang kehidupan.





2.1 Pengertian Hak dan Kewajiban
Dalam konteks kata hak dan kewajiban adalah mengandung 2 kata yaitu hak dan kewajiban. Dari masing-masing kata tersebut tentunya mempunyai arti tersendiri. Menurut Prof. Dr. Notonegoro Hak adalah kuasa untuk menerima atau melakukan suatu yang semestinya diterima atau dilakukan melulu oleh pihak tertentu dan tidak dapat dilakukan oleh pihak lain manapun juga yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa olehnya. Menurut pengertian tersebut individu maupun kelompok ataupun elemen lainnya jika menerima hak hendaknya dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku dan tidak dapat diwakilkan kepada orang lain jadi harus pihak yang menerimannya lah yang melakukan itu. Dari pengertian yang lain hak bisa berarti sesuatu yang mutlak menjadi milik kita dan penggunanya tergantung kepada kita sendiri contohnya hak mendapatkan pengajaran. Dalam hak mendapatkan pengajaran ini adalah tergantung dari diri kita sendiri, kalau memang menganggap bahwa pengajaran itu penting bagi kita pasti kita akan senagtiasa akan belajar atau sekolah atau mungkin kuliah. Tapi kalau ada yang menganggap itu tidak penting pasti tidak akan melakukan hal itu.

Kata yang kedua adalah kewajiban , kewajiban berasal dari kata wajib. Menurut Prof. Dr. Notonegoro wajib adalah beban untuk memberikan sesuatu yang semestinya dibiarkan atau diberikan melulu oleh pihak tertentu tidak dapat oleh pihak lain manapun yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa oleh yang berkepentingan. Kewajiban pada intinya adalah sesuatu yang harus dilakukan. Disini kewajiban berarti suatu keharusan maka apapun itu jika merupakan kewajiban kita harus melaksaakannya tanpa ada alasan apapun itu. Dari pengertian yang lain kewajiban berarti sesuatu yang harus dilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab.

2.2 Penentuan warga Negara Indonesia

Siapa saja yang dapat menjadi warga negara dari suatu negara? Setiap negara berdaulat berwenang menentukan siapa-siapa yang menjadi warga negara. Dalam menentukan kewarganegaraan seseorang, dikenal dengan adanya asas kewarganegaraan berdasarkan kelahiran dan asas kewaraganegaraan berdasarkan perkawinan.

Dalam penentuan kewarganegaraan didasarkan kepada sisi kelahiran dikenal dua asas yaitu asas ius soli dan ius sanguinis . Ius artinya hukum atau dalil. Soli berasal dari kata solum yang artinya negari atau tanah. Sanguinis berasal dari kata sanguis yang artinya darah.
a. Asas Ius Soli
Asas yang menyatakan bahawa kewarganegaraan seseorang ditentukan dari tempat dimana orang tersebut dilahirkan.
b. Asas Ius Sanguinis
Asas yang mennyatakan bahwa kewarganegaraan sesorang ditentukan beradasarkan keturunan dari orang tersebut.
Selain dari sisi kelahiran, penentuan kewarganegaraan dapat didasarkan pada aspek perkawinan yang mencakupa asas kesatuan hukum dan asas persamaan derajat :

a. Asas persamaan hukum didasarkan pandangan bahwa suami istri adalah suatu ikatan yang tidak terpecahkan sebagai inti dari masyarakat. Dalam menyelenggarakan kehidupan bersama, suami istri perlu mencerminkan suatu kesatuan yang bulat termasuk dalam masalah kewarganegaraan. Berdasarkan asas ini diusahakan status kewarganegaraan suami dan istri adalah sama dan satu.
b. Asas persamaan derajat berasumsi bahwa suatu perkawinan tidak menyebabkan perubahan status kewarganegaaraan suami atau istri. Keduanya memiliki hak yang sama untuk menentukan sendiri kewarganegaraan. Jadi mereka dapat berbeda kewarganegaraan seperti halnya ketika belum berkeluarga.

Negara memiliki wewenang untuk menentukan warga negara sesuai dengan asas yang dianut negara tersebut. Dengan adanya kedaulatan ini, pada dasarnya suatu negara tidak terikat oleh negara lain dalam menentukan kewarganegaraan. Negara lain juga tidak boleh menentukan siapa saja yang menjadi warga negara dari suatu negara.

Penentuan kewarganegaraan yang berbeda-beda oleh setiap negara dapat menciptakan problem kewarganegaraan bagi seorang warga. Secara ringkas problem kewarganegaraan adalah munculnya apatride dan bipatride. Appatride adalah istilah untuk orang-orang yang tidak memiliki kewarganegaraan. Bipatride adalah istilah untuk orang-orang yang memiliki kewarganegaraan ganda (rangkap dua). Bahkan dapat muncul multipatride yaitu istilah untuk orang-orang yang memiliki kewarganegaraan yang banyak (lebih dari 2)
Warga Negara Indonesia

Negara Indonesia telah menentukan siapa-siapa yang menjadi warga negara . ketentuan tersebut tercantum dalam pasal 26 UUD 1945 sebagai berikut :
1. Yang menjadi warga negara ialah orang-orang Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan undang-undang sebagai warga negara
2. Penduduk ialah waraga negara Indonesia dan orang asing yang bertempat tinggal di Indonesia
3. Hal-hal mengenai warga negara dan penduduk diatur dengan undang-undang
Beradasarkan hal diatas , kita mengetahui bahwa orang yang dapat menjadi warga negara Indonesia adalah :
a. Orang-orang bangsa Indonesia asli
b. Orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang menjadi warga negara
Adapun Undang-Undang yang mengatur tentang warga negara adalah Undang-Undang No.12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia.
Pewarganegaraan adalah tatacara bagi orang asing untuk memperoleh kewarganegaraan Republik Indonesia melalui permohonan . Dalam Undang-Undang dinyatakan bahwa kewarganegaraan Republik Indonesia dapat juga diperoleh melalui pewarganegaraan.
Permohonan pewarganegaraan dapat diajukan oleh pemohon jika memenuhi persyaratan sebagai berikut :
1. Telah berusia 18(delapan belas) tahun atau sudah kawin
2. Pada waktu mengajukan permohonan sudah bertempat tinggal di wilayah negara Republik Indonesia paling singkat 5 (lima)tahun berturut-turut atau paling singkat 10 (sepuluh) tahun tidak berturut-turut
3. Sehat jasmani dan rohani
4. Dapat berbahasa Indonesia serta mengakui dasar negara Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
5. Tidak pernah dijatuhi pidana karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 1 (satu) tahun
6. Jika dengan memperoleh kewarganegaraan Indonesia, tidak menjadi kewarganegaraan ganda
7. Mempunyai pekerjaan dan/atau berpenghasilan tetap
8. Membayar uang pewarganegaraan ke Kas Negara.
Asas-asas yang dipakai dalam Undang-Undang No.12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia meliputi :
a. Asas Ius Sanguinis, yiatu asas yang menentukan kewarganegaraan seseorang berdasarakan keturunan bukan negara tempat kelahiran
b. Asas Ius Soli scera terbatas, yaitu asas yang menentukan kewarganegaraan berdasarakan negara tempat kelahiran, yang diperuntukkan terbatas bagi anak-anak sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam undang-undang.
c. Asas kewarganegaraan tunggal, yaitu asas yang menentukan satu kewarganegaraan bagi setiap orang
d. Asas kewaraganegaraan ganda terbatas, yaitu asas yang menentukan kewarganegaraan ganda bagi anak-anak sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam undang-undang ini.

2.3 Hubungan warga Negara dengan Negara

Wujud hubungan anatara warga negara dengan negara adalah pada umumnya adalah berupa peranan(role). Peranan pada dasarnya adalah tugas apa yang dilakukan sesuai dengan status yang dimiliki, dalam hal ini sebagai warga negara. Hak dan kewajiban warga negara Indonesia tercantum dalam Pasal 27 sampai pasal 34 UUD 1945. Bebarapa hak warga negara Indonesia antara lain sebagai berikut :
a. Hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak.
b. Hak membela negara
c. Hak berpendapat
d. Hak kemerdekaan memeluk agama
e. Hak mendapatkan pengajaran
f. Hak utuk mengembangkan dan memajukan kebudayaan nasional Indonesia
g. Hak ekonomi untuk mendapat kan kesejahteraan sosial
h. Hak mendapatkan jaminan keadilan sosial
Sedangkan kewajiban warga negara Indonesia terhadap negara Indonesia adalah :
a. Kewajiban mentaati hukum dan pemerintahan
b. Kewajiban membela negara
c. Kewajiban dalam upaya pertahanan negara
Selain itu ditentuakan pula hak dan kewajiban negara terhadap warga negara. Hak dan kewajiban negara terhadap warga negara pada dasarnya merupakan hak dan kewajiban warga negara terhadap negara. Beberapa ketentuan tersebut, anatara lain sebagai berikut :
a. Hak negara untuk ditaati hukum dan pemerintah
b. Hak negara untuk dibela
c. Hak negara untuk menguasai bumi, air , dan kekayaan untuk kepentingan rakyat
d. Kewajiban negara untuk menajamin sistem hukum yang adil
e. Kewajiban negara untuk menjamin hak asasi warga negara
f. Kewajiban negara mengembangkan sistem pendidikan nasional untuk rakyat
g. Kewajiban negara memberi jaminan sosial
h. Kewajiban negara memberi kebebasan beribadah
Secara garis besar, hak dan kewajiban warga negara yang telah tertuang dalam UUD 1945 mencakup berbagai bidang . Bidang –bidang ini antara lain, Bidang politik dan pemerintahan, sosial, keagamaan, pendidikan, ekonomi, dan pertahanan.

2.4 PANDANGAN IDIOLOGIS ANTARA HAK DAN KEWAJIBAN

2.4.1 Idiologi Negara RI

Berdasarkan pertanyaan diatas tentu sebuah hak dan kewajiban warga negara tidak lepas dari idiologi yang dianut oleh sistem kenegaraan. Landasan utama bangsa indonesia adalah Pancasila. Tentu saja Pancasila sebagai landasan warga negara Indonesia dalam bertingkah laku, termsuk segala mekanisme pemerintahan pemerintahan.

Pancasila, menurut Soekarno (2006) sebagai penggali dijelaskan bahwa Pancasila telah mampu mempersatukan bangsa Indonesia. Tidak terlepas pada revolusi melawan imperialisme di bumi nusantara untuk menyatakan kemerdekaan, Pancasila sebagai filsafat cita-cita dan harapan segenap bagsa Indonesia. Bahkan pada sila ke tiga disebutkan “ Persatuan Indonesia “. Hal inilah yang menunjukkan bahwa bangsa Indonesia memiliki semangat bersatu dari beragam suku bangsa yang berbeda. Perbedaan itu lenyap ketika mereka menyadari arti persamaan sebagai bangsa Indonesia.

Terlebih semangat persatuan bangsa Indonesia telah dikumandangkangkan pada sumpah pemuda. Para pemuda bersumpah berbangsa satu, bertanah air satu dan menjunjung bahasa persatuan.

Bukti-bukti yang telah diuraikan ini menunjukan negara Indonesia didirikan atas pondasi persatuan. Negara yang terdiri dari beragam identitas mampu disatukan atas nama persatruan. Dengan demikian bersarkan teori yang dinyatakan Geovanni Gentle (Syahrian:2003) bahwa negara kesatuan Republik Indonesia adalah negara nasionalis.

2.4.2 Kewajiban Nasionalisme
Menurut Gentle melalui idealisme murni yang terpengaruh dialektika Hegel, pada dasarnya individu memiliki kehendak atau ego. Pada tataran subjektif individu mengenal hubungan antara manusia yang satu dan lainnya. Setelah individu mecapai tahapan roh objektif, maka terciptalah komunitas. Melalui komunitas beragam ego individu melebur menjadi sejarah, kebudayaan, bangsa atau peradaban. Inilah yang disebut kesadaran mutlak individu.

Didasarkan tujuan kehidupan bersama dibentuklah negara. Beragam kepentingan individu dengan meninjau pada teori Gentle, tentu melebur menjadi kepentingan bersama. Negara tidak mungkin memberikan kepuasan atas setiap kepentingn individu dan beragam kehendak yang saling bersebragan. Maka demi tujuan utama dibentuknya suatu negara harus terdapat otoritas negara menentukan pilihan atas beragam kehendak.Dan melalui negara kepentingan-kepentingan individu telah melebur menjadi kepentingan bersama.
Negara ibarat masa depan nasib bersama. Kepentingan individu adalah kepentingan egois yang menitik beratkan pada kebutuhan pribadi. Tidak mungkin tanpa ototritas yag kuat sebuah negara mampu mnetukan pilihan yang terbaik bagi masa depan suatu bangsa.

Bila masih terdapat kepentingan-kepentingan egoisme tentu pembelotan dari tujuan dibentuknya negara. Pada kondisi yang seperti ini harus terdapat persamaan persepsi atas seluruh warga negara. Warga negara harus rela memberikan loyalitasnya kepada negara diatas kepentingan pribadi. Karena negara memiliki nilai-nilai kearifan sebagai pelayan, pelindung dan pengayom bangsanya.

2.4.3 Hak Warga

Sebagai warga negara yang baik harus memahami bahwa segala kehendak warga negara yang melebur dalam lembaga negara adalah kehendak rakyat. Kehendak yang dimulai dari kehendak individu, berinteraksi dengan konsekuensi identitas mahluk sosial. Maka terbentuklah nilai komunalitas yang disebut kesadaran objektif, hingga merambah pada kesadaran mutlak.
Artinya hak individu tidak diperbolehkan egois mempengaruhi kepentingan tatanan hidup bersama atas kepentingan pribadi. Hal ini adalah kenyataan yang tak dapat diingkari.

Termasuk pada kenyataan kebijakan pemerintah adalah hasil representasi kepentingan-kepentingan yang berjalan melalui tatanan sehingga diambil keputusan terbaik. Bukan saja terbatas kepentingan individu, akan tetapi hasil dari kepentingan banyak individu yang terakumulasi hubungan mahluk sosial.(Gentile:1928).

2.4.4 Permasalahan Kebebasan

Gagasan yang telah disampaikan oleh Lipman (1922) menjelaskan bahwa opini publik adalah ini dari pembahasan kebijakan. Hal ini menandakan era keterbukaan. Keberadaan opini publik berfungsi sebagi beragam pihak untuk ikut serta dalam proses pengambilan keputusan. Melalui jalur non strukturalis, beragam pihak mampu mempengaruhi pemerintahan. Melalui ruang publik seseorang maupun kelompok memiliki kekuasaan di luar wewenang untuk ikut serta mempengaruhi kestabilan negara.

Bentuk-bentuk lain keberadaan pihak diluar wewenang yang mampu mempengaruhi negara adalah para borjuis. Melalui ruang publik maupun beragam proses kekuasaan, kapitalis mampu mempegaruhi keberadaan para pejabat untuk berkonspirasi mencari keuntungan. Proses pemerintahan yang tidak sehat dan dianggap sebagai rahasia umum ini menunjukkan kuatnya aktor-aktor yang non legitimasi untuk bergentayangan mendominasi sebagai tuan-tuan kelompok penekan.(Westergard dan Resler, 1976).

Walaupun tidak dapat disangkal bahwa kapitalis atau pasar sebagai faktor signifikan mempengaruhi kebijakan, akan tetapi perlu terdapat pembatasan yang jelas antara kepentingan perseorangan sebagai saudagar dan pelaku birokrat.
Permasalahan mendasar pada negara yang memberikan era keterbukaan ini mewariskan permasalahan mekanisme birokrasi yang tidak lepas dari nilai-nilai kapitalis. Hal yang banyak terjadi, keberadaan pejabat maupun birokrat tidak lepas dari modal awal untuk memasuki ranah bagian penyelenggara pemerintahan. Konsekuensi yang terjadi persepsi tugas kepercayaan negara sebagai harapan masa depan bangsa, menjadi kesempatan berbisnis mencari keuntungan maksimal. Pada posisi inilah terjadi tumpang tindih antara identitas birokrat dengan pedagang.

Solusi yang diberikan pada kasus ini adalah profesionalisme status. Tidak dibenarkan adanya kekuasaan yang tidak diimbangi wewenang. Seperti hal yang telah disampaikan oleh negarawan Jerman Adolf Hitler (2008) dalam bukunya Mein Kamf; seseorang yang terkuatlah yang pantas menjadi pemimpin. Ini menafsirkan bahwa keberadaan aktor-aktor yang memiliki kekuasan menjadikan permasalahan baru. Aktor-aktor tersebut mampu menjadikan kondisi negara tidak sehat. Idealisme para birokrat tercemari oleh proses yang legal maupun ilegal.
Wabah kapitalis terjadi melalui beragam aktifitas kebebasan beragam pihak melalui ruang publik. Maka tindakan-tindakan aktor-aktor tersebut menjadikan provokasi yang berlanjut kepada distabilitas dan intgrasi. Hal lain yang terjadi dari kebebasan tersebut adalah beragam kelompok kepentingan yang terakumulasi dalam beragam kalangan; baik kapitalis NGO, CSO dan birokratis terjadi persaingan dalam rangka kepentingan pribadi atau kelompok.

Akibat dari sistem yang terjaga ini menjadikan rakyat sebagai korban kapitalis. Tujuan negara sebagai lembaga yang menaungi rakyat menjadi ajang persaingan kepentingan. Tentu berakibat pada lepasnya kewajiban sebagai warga negara yang baik, yang memberikan pengabdiannya kepada negara.












BAB 3
KESIMPULAN

3.1 Pengertian Hak dan Kewajiban.
hak adalah kuasa untuk menerima atau melakukan suatu yang semestinya diterima atau dilakukan melulu oleh pihak tertentu dan tidak dapat dilakukan oleh pihak lain manapun juga yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa olehnya.
* Kewajib adalah beban untuk memberikan sesuatu yang semestinya dibiarkan atau diberikan melulu oleh pihak tertentu tidak dapat oleh pihak lain manapun yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa oleh yang berkepentingan.

3.2 SESEORANG YANG BERHAK MENJADI WARGA NEGARA
*Seseorang berhak menjadi warga negara Indonesia didasarkan adanya asas-asas pribumi asli dan tanah kelahiran. Sedangkangkan ketetapan hukumnya mengacu pada 26 UUD 1945.

3.3 Hubungan warga Negara dengan Negara
Hubungan institusi pemerintahan yang mengatasnamakan negara dengan warga negara memiliki timbal balik. Baik negara maupun warga negara memiliki hak dan kewajiban untuk saling memberikan konstribusi.

3.4 PANDANGAN IDIOLOGIS ANTARA HAK DAN KEWAJIBAN
Negara sebagai wadah bagi bangsanya dalam menuju kehidupan yang di amanatkan melalui Undang-undang. Dalam rangka penyeimbangan antara kedudukan antara warga negara dengan negara maka dibuatlah hak dan kewajiban.












Daftar Pustaka

Gentile, Giovanni.1928.The Philosophy of The Modern State. Translated by H.W.Schneider.Oxfor:New York.

Syahrian, Ery.2003.Fasisme Terorisme Negara. Pondok Edukasi: Solo.

Hitler, Adolf. 2008. Mein Kamf. Translated by Ribut Wahyudi and Sekar Palupi. Narasi: Yogyakarta.

Soekarno. 2006. Filsafat Pancasila Menurut Bung Karno.Media Presindo: Yogyakarta.

Westergarad, J. and Resler, H.1976. Class in Capitalist Society, Penguin, Harmondswort: Middx.
Read More.. temscope='' itemtype='http://data-vocabulary.org/Review'> Description: PENGERTIAN NEGARA
Rating: 4.5
Reviewer: Erik Yonanda S.Pd.I
ItemReviewed: PENGERTIAN NEGARA
 
Support : Blogger Template Free | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2012. Erick Yonanda - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger